Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 30 Juni 2026 | 05.10 WIB

Anggaran Kemensos 2027 Tembus Rp 84,7 Triliun, Targetkan 1,5 Juta Keluarga Lulus dari Kemiskinan

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (12/5). (Bakom RI) - Image

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (12/5). (Bakom RI)

JawaPos.com - Kementerian Sosial (Kemensos) membidik target besar pada tahun 2027 dengan mendorong 1,5 juta keluarga keluar dari zona kemiskinan setiap tahunnya. Langkah masif ini didukung oleh pagu indikatif anggaran jumbo sebesar Rp84,7 triliun, di mana 85 persen di antaranya dialokasikan khusus untuk belanja bantuan sosial (bansos).

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menegaskan bahwa tahun 2027 akan menjadi momentum krusial bagi eskalasi dan integrasi seluruh program sosial di Indonesia. Ia mengingatkan agar tidak ada lagi unit kerja yang berjalan sendiri-sendiri tanpa koordinasi yang jelas.

"Tahun 2027 menentukan apakah rumah kita benar-benar menyatu atau hanya kumpulan kamar yang berdiri sendiri-sendiri. Karena itu kita harus mulai menyambungkan satu dengan yang lain," ujar Gus Ipul saat membuka acara Pendalaman Rencana Program dan Anggaran (RKA-K/L) Tahun 2027 di Cibinong, Kabupaten Bogor, Senin (29/6).

Analogi 'Rumah Utuh' dan Peta Target Kemensos

Dalam arahannya, Gus Ipul mengibaratkan rencana strategis Kemensos periode 2025–2029 seperti proses membangun sebuah rumah. Jika tahun 2025 fokus pada fondasi data melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan tahun 2026 adalah masa akselerasi, maka tahun 2027 adalah fase penyelesaian yang krusial.

“2027 adalah tahun kita memasang atap sekaligus menyambungkan aliran listrik dan air ke seluruh ruangan. Komponen yang selama ini berdiri sendiri harus tersambung menjadi satu rumah yang utuh dan berfungsi,” jelasnya.

Melalui integrasi ini, Kemensos memasang target indikator kinerja yang sangat spesifik untuk tahun 2027, di antaranya:

- Indeks Kesejahteraan Sosial: Naik menjadi 64,66 (dari 59,51 pada tahun 2025).

- Graduasi Sejahtera: Meningkat pesat menjadi 1 juta keluarga mendiri (dari target 700 ribu pada 2026).

- Akurasi Bansos: Ketepatan sasaran berbasis DTSEN wajib menyentuh angka 85 persen.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore