
Wakil Ketua Umum DPP Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS), Irfan Aghasar. (Istimewa)
JawaPos.com – Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui perwakilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur menitipkan pesan penting mengenai penanganan dugaan penyimpangan dana desa.
Dalam pendekatan terbaru, aparat penegak hukum diminta membedakan antara kesalahan administratif dan tindak pidana korupsi agar penegakan hukum berjalan secara adil dan proporsional.
Pernyataan disampaikan Wakil Ketua Umum DPP Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS), Irfan Aghasar, saat menghadiri Jambore Perdana ABPEDNAS di Lapangan Bumi Perkemahan Sarongge Valley, Desa Ciputri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat.
Irfan menjelaskan, kekeliruan administratif yang terjadi tanpa unsur kesengajaan tidak serta-merta diproses melalui jalur pidana.
Menurutnya, kesalahan teknis seperti kekeliruan pencatatan maupun salah transfer dana yang segera diperbaiki lebih tepat diselesaikan melalui pembinaan dan pendampingan.
“Modelnya pendampingan. Kita perbaiki bersama. Tujuannya membina, bukan menghukum,” kata Irfan, dikutip Minggu (28/6).
Meski demikian, ia menegaskan bahwa pendekatan persuasif tidak berlaku bagi pihak yang dengan sengaja melakukan pelanggaran hukum.
Manipulasi data, penyalahgunaan anggaran, maupun tindakan yang menimbulkan kerugian keuangan negara tetap akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
“Tegas kami tetap tegas. Tidak ada ruang bagi yang sengaja bermain dengan uang rakyat,” ucapnya.
Dalam kesempatan tersebut, ABPEDNAS juga menegaskan komitmennya untuk menjadi penghubung antara pemerintah desa dan aparat penegak hukum.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
