Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 28 Juni 2026 | 03.25 WIB

Malam Satu Suro di Mangkunegaran: Tradisi Refleksi Diri yang Tetap Relevan di Era Modern

Ilustrasi gambar dari Pinterest @aboutgustibhre

 

 
 
JawaPos.com - Malam Satu Suro selalu menghadirkan suasana yang berbeda di Pura Mangkunegaran, Solo.
 
Lebih dari sekadar pergantian tahun dalam penanggalan Jawa, malam sakral ini menjadi ruang untuk berhenti sejenak, merenungi perjalanan hidup, sekaligus memperkuat hubungan manusia dengan Sang Pencipta dan sesamanya.
 
Makna mendalam tersebut diulas dalam episode spesial Makna Talks yang menghadirkan KGPAA Mangkunegoro X.
 
Dalam perbincangan yang penuh inspirasi, pemimpin muda Pura Mangkunegaran itu membagikan kisah perjalanan hidupnya, filosofi kepemimpinan, hingga upayanya menjaga warisan budaya agar tetap hidup dan relevan di tengah derasnya arus modernisasi.
 
Amanah Besar di Usia Muda
Perjalanan Mangkunegoro X sebagai pemimpin dimulai dari momen yang penuh duka.
 
Setelah kehilangan sang ayah pada Agustus 2021, ia dipercaya memimpin Pura Mangkunegaran pada 12 Maret 2022, ketika usianya baru menginjak 24 tahun.
 
Alih-alih memandangnya sebagai beban, ia menjadikan amanah tersebut sebagai panggilan untuk melanjutkan warisan leluhur sekaligus membawa Mangkunegaran melangkah ke masa depan dengan semangat baru.
 
Kepemimpinan yang Berakar pada Nilai Luhur Jawa
 
Bagi Mangkunegoro X, menjadi pemimpin bukanlah soal jabatan, melainkan pengabdian.
 
Nilai-nilai Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, Tut Wuri Handayani menjadi kompas dalam setiap langkah kepemimpinannya.
 
Seorang pemimpin harus mampu memberi teladan, membangun semangat di tengah masyarakat, sekaligus hadir sebagai sosok yang mendukung dan melayani.
 
Filosofi tersebut menjadi fondasi untuk menjaga Mangkunegaran tetap kokoh sebagai pusat budaya yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
 
Malam Satu Suro, Momentum Menyelaraskan Diri dengan Kehidupan
Menurut Mangkunegoro X, Malam Satu Suro bukanlah malam yang identik dengan hal-hal mistis seperti yang kerap dipersepsikan sebagian orang.
 
Sebaliknya, malam ini merupakan momentum istimewa untuk melakukan refleksi diri, mengevaluasi perjalanan hidup, dan menyusun langkah baru dengan hati yang lebih tenang.
 
Ia juga menjelaskan makna pasrah dalam filosofi Jawa, yakni kemampuan menerima setiap proses kehidupan tanpa kehilangan semangat untuk terus bertumbuh.
 
Sebab, kehidupan bukanlah garis lurus, melainkan sebuah siklus yang selalu berputar dan menghadirkan kesempatan untuk belajar.
 
Membawa Tradisi Tetap Bersinar di Era Modern
 
Melestarikan budaya tidak berarti menutup diri dari perubahan. Mangkunegoro X justru meyakini bahwa tradisi akan tetap hidup jika mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
 
Melalui berbagai program, seperti Sumunar Mangkunegaran, Pura Mangkunegaran membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk mengenal budaya Jawa dengan cara yang lebih dekat, inklusif, dan relevan bagi generasi muda.
 
Langkah ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai tradisi dapat berjalan berdampingan dengan inovasi tanpa kehilangan identitasnya.
 
Harapan untuk Masa Depan Mangkunegaran
 
Di penghujung perbincangan, Mangkunegoro X menyampaikan harapannya agar Mangkunegaran terus menjadi rumah budaya yang menghadirkan manfaat, kebahagiaan, dan inspirasi bagi masyarakat.
 
Ia juga berharap Pura Mangkunegaran tetap menjadi salah satu ikon kebanggaan Kota Solo yang mampu memperkuat identitas budaya sekaligus membangun koneksi antarmanusia di tengah kehidupan modern.
 
Malam Satu Suro di Mangkunegaran mengajarkan bahwa tradisi bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan sumber nilai yang terus hidup dan memberi arah bagi masa depan.
 
Di bawah kepemimpinan Mangkunegoro X, budaya Jawa hadir dengan wajah yang lebih segar tanpa meninggalkan akar filosofinya.
 
Sebuah pengingat bahwa kemajuan dan tradisi dapat berjalan beriringan, selama keduanya dijaga dengan kebijaksanaan dan ketulusan.
 
 
***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore