Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 17 Juni 2026 | 15.26 WIB

MUI Soroti Demonstrasi Mahasiswa, Singgung Kisah Nabi Musa dan Firaun

Zainut Tauhid Sa'adi. (Dokumentasi MUI) - Image

Zainut Tauhid Sa'adi. (Dokumentasi MUI)

JawaPos.com - Majelis Ulama Indonesia (MUI), menyoroti maraknya aksi demonstrasi yang berlangsung dalam beberapa waktu terakhir. Penyampaian kritik terhadap pemerintah merupakan hak konstitusional yang harus dihormati, namun tetap perlu dilakukan dengan cara yang santun dan beradab.

Sekretaris Dewan Pertimbangan MUI, Zainut Tauhid Sa'adi, mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk para aktivis yang menyampaikan aspirasi di ruang publik, untuk meneladani kisah Nabi Musa ketika memberikan peringatan kepada Fir'aun.

"Jika kepada Fir'aun saja Nabi Musa dan Harun diperintahkan untuk berbicara dengan santun namun tegas tanpa kalimat merendahkan, maka sudah sepatutnya dalam konteks berbangsa dan bernegara di tanah air, kita mengedepankan komunikasi yang beradab demi menjaga persatuan," kata Zainut Tauhid, Rabu (17/6).

Ia menilai, aktivis baik dari kalangan pemuda maupun mahasiswa, memiliki peran strategis dalam mengawal arah perjalanan bangsa.

Sikap kritis terhadap kebijakan publik serta kepedulian terhadap keadilan sosial merupakan cerminan idealisme yang masih terjaga.

"Keberanian menyuarakan kebenaran terhadap kebijakan publik yang menyangkut hajat hidup orang banyak adalah hal yang positif dan dilindungi oleh konstitusi," ujarnya.

Meski demikian, Zainut menegaskan bahwa kritik yang disampaikan kepada pemerintah tidak boleh dilepaskan dari etika.

Kritik seharusnya dibangun di atas dasar objektivitas dan argumentasi yang kuat, bukan melalui caci maki atau tindakan yang merendahkan martabat sesama.

Menurutnya, sebagai kelompok terdidik sekaligus pemimpin opini di kalangan generasi muda, mahasiswa semestinya menghadirkan narasi yang mencerminkan kedalaman ilmu pengetahuan, kedewasaan berpikir, dan sikap objektif.

"Gerakan mahasiswa adalah gerakan moral-intelektual, penggunaan diksi yang kasar justru mendegradasi marwah gerakan tersebut," tegasnya.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore