
Gabungan mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (UHAMKA), dan Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) menggelar aksi demo di Gedung DPR/MPR RI, tepatnya di Gerbang Pancasila, pada Senin (15/6). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Ratusan mahasiswa dari berbagai universitas menggelar aksi demonstrasi besar-besaran di Gedung DPR/MPR RI, tepatnya di Gerbang Pancasila, pada Senin (15/6). Membawa tajuk "Indonesia Gawat Darurat", gabungan mahasiswa ini menyoroti carut-marutnya kondisi ekonomi hingga menolak keras kembalinya militer ke ranah sipil.
Massa yang memadati lokasi merupakan gabungan mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (UHAMKA), dan Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Universitas Pamulang (Unpam) dan lainnya.
Aksi demonstrasi mahasiswa di DPR ini membawa sejumlah tuntutan, mulai dari kritik tajam terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga desakan pengesahan RUU Perampasan Aset.
Presiden Mahasiswa (Presma) BEM UMJ M. Iqbal Ramadhani menuturkan, kondisi ekonomi Indonesia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Hal inilah yang memicu ratusan mahasiswa turun ke jalan untuk menyuarakan keresahan rakyat.
"Kalau di UMJ sendiri, yang paling kita tekankan hari ini berbicara adalah ekonomi Indonesia yang hari ini carut marut," ujar Iqbal kepada JawaPos.com di lokasi, Senin (15/6).
Selain isu ekonomi, mereka juga mendesak agar Presiden Prabowo Subianto membatalkan UU TNI-Polri yang membolehkan mereka menduduki jabatan sipil.
Iqbal juga menyoroti lemahnya penegakan legislatif serta mendesak agar payung hukum program Makan Bergizi Gratis (MBG) diperkuat menjadi setingkat undang-undang, bukan sekadar Peraturan Presiden (Perpres).
"Lalu di samping itu juga kita melihat bahwasannya penegakan legislatif sangat rendah. Kita nggak mau adanya militeristik diranah sipil baik dari PORI maupun dari TNI. Selanjutnya, kita juga masih mengawal isu terkait RUU perampasan aset, dan yang terakhir kita ingin adanya payung hukum yang jelas terkait MBG ini seperti apa," tambahnya.
Sentimen senada juga disuarakan oleh BEM UHAMKA yang membawa sekitar 300 massa. Presma BEM UHAMKA, Ikmal Nauhan, menjelaskan mereka membawa tiga tuntutan utama rakyat yang disebut sebagai 'Trisura'.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022