Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 Juni 2026 | 23.52 WIB

Demo Mahasiswa di DPR Memanas: Mulai Lakukan Aksi Pembakaran

Mahasiswa mulai melakukan aksi pembakaran di pintu gerbang Pancasila DPR RI, Senin (15/6) sore. (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com) - Image

Mahasiswa mulai melakukan aksi pembakaran di pintu gerbang Pancasila DPR RI, Senin (15/6) sore. (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

JawaPos.com - Aksi demonstrasi ratusan mahasiswa di pintu gerbang Pancasila DPR RI memanas, Senin (15/6) sore. Mahasiswa mulai melakukan aksi pembakaran di belakang gedung DPR/MPR ini.

Pantauan JawaPos.com di lokasi, ratusan mahasiswa yang menggelar aksi berasal dari Universitas Muhammadiyah Jakarta, Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Cirendeu dan Universitas Pamulang (Unpam).

Mereka mulai melakukan pembakaran sejumlah atribut demo hingga cone jalan. Mahasiswa meminta agar anggota DPR menemui massa aksi untuk mendengarkan aspirasi mereka. Mahasiswa pun mulai mencoba merobohkan pagar gedung DPR/MPR RI.

"Jika mereka mau audiensi biarkan mereka keluar. Sepakat kawan-kawan. Kita tunggu agar perwakilan DPR segera menemui massa aksi," ujar salah seorang orator dengan pengeras suara.

Mahasiswa lainnya, juga menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi ladang korupsi. Saat ini sudah 5 orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi MBG.

Yakni mantan kepala BGN Dadan Hindayana, mantan wakil kepala BGN Lodewyk Pusung, dan mantan wakil kepala BGN Sony Sonjaya. Selain itu, dua tersangka lain juga sudah ditetapkan. Yakni orang dekat Sony Sonjaya bernama Asep Yusuf Somantri dan Komisaris PT. Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono.

"Korupsi dimana mana. Kepala BGN dan lainnya korupsi. Kita kembali hari ini bukan karena kita tidak ada aktivitas untuk dijalani. Tapi ada yang lebih penting yaitu keadilan sosial yang selalu dikhianati," ujar salah seorang mahasiswa.

Mereka juga menyoroti lemahnya pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG. Diketahui, puluham ribu anak-anak telah keracunan MBG di sejumlah daerah.

"Program makan bergizi gratis ini banyak anak-anak yang keracunan. Bagaimana adanya payung hukum yang bisa mengawasi SPPG atau dapur MBG ini," sambungnya.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore