
Kapolri Listyo Sigit Prabowo. (Mabes Polri)
JawaPos.com - Kapolri Listyo Sigit Prabowo membuka wacana baru dalam reformasi kelembagaan kepolisian dengan merespons usulan Menteri HAM Natalius Pigai terkait peluang Aparatur Sipil Negara (ASN) mengisi posisi tertentu di tubuh Polri. Gagasan tersebut dinilai sebagai langkah progresif yang mencerminkan keterbukaan institusi kepolisian terhadap nilai-nilai demokrasi modern.
Pernyataan tersebut dipandang bukan sekadar respons administratif, melainkan sinyal kuat adanya perubahan pola pikir dalam institusi kepolisian.
Analis politik senior, Boni Hargens, menilai langkah Kapolri sebagai terobosan paradigmatik yang menunjukkan kemampuan adaptasi institusi keamanan terhadap tuntutan demokrasi kontemporer. Menurutnya, kebijakan itu mencerminkan cara berpikir yang lebih modern dan inklusif.
"Kapolri Listyo Sigit berhasil menjaga keseimbangan antara dorongan reformasi kepolisian dari masyarakat dengan kebutuhan Polri untuk tetap menjadi institusi yang solid dan profesional," kata Boni Hargens kepada wartawan, Rabu (10/6).
Di sisi lain, Polri juga dinilai mampu menunjukkan sikap proaktif untuk lebih dekat dengan masyarakat sipil tanpa kehilangan integritas kelembagaannya.
Menurut Boni, gagasan tersebut memiliki makna yang jauh lebih besar dibanding sekadar perubahan teknis birokrasi. Ia menilai, konsep keterlibatan ASN sipil di lingkungan Polri merupakan bagian dari transformasi hubungan antara institusi keamanan negara dan masyarakat sipil, dari pola yang cenderung hierarkis menuju pendekatan kolaboratif yang lebih demokratis.
Dalam praktik demokrasi modern, keterlibatan unsur sipil dalam lembaga keamanan dianggap sebagai indikator penting kematangan sistem demokrasi suatu negara.
Karena itu, langkah yang diambil Kapolri dinilai dapat membawa Indonesia semakin dekat dengan praktik negara-negara demokratis maju yang telah mengintegrasikan tenaga sipil profesional ke dalam institusi kepolisian.
"Kebijakan tersebut memiliki dampak strategis terhadap penguatan demokrasi nasional di masa depan," tuturnya.

Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Jadwal dan Link Live Streaming Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang Hari Ini, Kick-off 15.30 WIB di Gelora Bung Tomo
Prediksi Skor Spanyol vs Argentina di Final Piala Dunia 2026: La Roja Siap Gagalkan Mimpi Indah Lionel Messi Cs
Resmi! Daftar Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang, Alex Martins Starter, Ramadhan Sananta Cadangan
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Prediksi Susunan Pemain Persebaya Surabaya vs PSIS Semarang: Alex Martins Jadi Mesin Gol Baru Green Force
