
Sekjen Laskar Merah Putih Abdul Rachman Thaha. (Istimewa)
JawaPos.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penggeledahan di kantor BGN bilangan Kebon Sirih, Jakarta Pusat (Jakpus) pada Rabu (3/6). Pelaksana Tugas Harian (Plh) Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Mochamad Jeffry memastikan hal itu saat dilonfirmasi awak media pada Rabu (3/6).
Dia menyatakan bahwa penggeledahan dilakukan untuk mencari barang bukti terkait penanganan kasus. “Penyidik Pidsus (JAM Pidsus) Kejaksaan Agung benar melakukan geledah di kantor BGN," kata dia saat dikonfirmasi.
Namun demikian, Jeffry belum mengungkap secara jelas perkara yang tengah ditangani Kejagung terkait dengan penggeledahan itu. Pun, hingga saat ini belum ada keterangan resmi yang menyebut keterlibatan individu tertentu maupun hubungan langsung antara penyidikan tersebut dengan pencopotan pimpinan BGN.
Sementara itu, Sekjen Laskar Merah Putih Abdul Rachman Thaha menyebut rangkaian kejadian di BGN mulai dari pencopotan dan penggantian pucuk pimpinan merupakan bukti ketegasan Presiden Prabowo dalam menindak pelanggaran melawan hukum. Pemerintah telah menjadikan Makanan Bergizi Gratis sebagai program prioritas nasional yang dikelola Badan Gizi Nasional (BGN).
"Tujuan program ini sangat baik untuk meningkatkan kesehatan dan gizi sekolah, balita, serta ibu hamil dan menyusui. Jadi semua tidak boleh main-main. Yang main mata, main kayu, main anggaran harus disikat," tandas Abdul Rachman Thaha.
Sebab menurut dia, program ini mendapatkan sorotan dari masyarakat. Pihaknya menduga ada sesuatu yang tidak beres dalam menjalankan program tersebut sehingga Kejaksaan Agung bertindak. Aparat penegak hukum itu, menurut dia sudah pasti mendapat dukungan presiden dalam menindak pelanggaran yang terjadi di dalam program yang menjadi unggulan pemerintah.
Dia mengaku mendengar ada banyak penyeleweangan dalam menjalankan program itu. Untuk pembangunan gerai atau dapur umum dalam menentukan titik diduga sudah ada proses jual beli. Hal itu terbukti dari banyak laporan di daerah mengaku tertipu.
"Kabarnya untuk mendapatkan titik pembangunan gerai itu harus setor dulu. Selain itu pemasok di setiap daerah diduga meakukan monopoli bahan baku. Ini kan semua menjadi permainan dan pelanggaran," ungkap Abdul Rachman Thaha.
Menurut dia, niat baik Presiden Prabowo untuk membangun dan menyejahterakan masyarakat melalui MBG harus didukung semua pihak. Program prioritas nasional ini banyak menyedot anggaran demi kepentingan masyarakat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di UEFA Nations League: Siapa Paling Kuat?

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022