
Ilustrasi siswa menerika Makan Bergizi Gratis (MBG). (Istimewa)
JawaPos.com - Di tengah kritik dan kontroversi dampak program Makan Bergizi Gratis (MBG), banyak ahli dan pengamat menilai dampak program ini masih bisa dioptimalkan. Apabila dikelola dengan tepat, program ini bisa mendorong perkembangan generasi muda bangsa dalam 10–20 tahun ke depan.
Guru Besar Ilmu Politik dan Pengamat Kebijakan Publik Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Cecep Darmawan, mengatakan bahwa jika dikelola dengan manajemen yang transparan, tepat sasaran, serta didukung ekosistem pendidikan yang holistik, program ini akan membawa transformasi besar. Program MBG memiliki potensi besar jika tata kelolanya bagus.
’’Apabila anak-anak kita secara fisik sehat karena asupan gizi yang baik, dan diimbangi dengan kognisi serta literasi yang baik dari sekolah, Insyaallah dalam 10 hingga 20 tahun ke depan, program ini akan melahirkan generasi-generasi unggul yang good and smart,” kata Cecep, Jumat (22/5).
Terkait dinamika di media sosial yang sering memberikan sorotan dan kritik tajam pada implementasi MBG, Cecep menilai hal itu sebagai bentuk kontrol publik yang wajar. Kontrol tersebut harus dilihat sebagai bagian dari proses perbaikan program.
Namun, dia menekankan pentingnya literasi media sosial agar masyarakat bisa membedakan kritik yang membangun dengan cercaan atau hoaks. Literasi ini penting agar kritik menjadi saran yang membangun dan bukan malah memperkeruh suasana.
’’Kita tidak bisa menutup mata bahwa implementasi di lapangan pasti ada kelemahan. Anggap saja kritik itu sebagai obat. Yang kurang baik manajerialnya segera diperbaiki, dapur yang tidak standar diganti. Jangan salahkan programnya, tapi perbaiki implementasinya,” ujarnya.
Dia juga mendorong agar praktik-praktik baik (best practices) dari dapur SPPG dan sekolah yang berhasil menjalankan MBG secara optimal disebarluaskan. Hal ini bisa mengimbangi narasi negatif dan menjadi contoh untuk wilayah lain.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
