Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 Mei 2026 | 20.48 WIB

Sah! 4 Kekayaan Budaya Jawa Timur Resmi Tercatat sebagai KI Komunal

Empat kekayaan budaya daerah Jawa Timur resmi tercatat sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) menyusul diserahkannya sertifikat pencatatan kekayaan intelektual komunal oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur, Rabu (20/5). (Istimewa). - Image

Empat kekayaan budaya daerah Jawa Timur resmi tercatat sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) menyusul diserahkannya sertifikat pencatatan kekayaan intelektual komunal oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur, Rabu (20/5). (Istimewa).

JawaPos.com - Masyarakat pegiat seni dan budaya di Jawa Timur kini dapat bernapas lega setelah empat kekayaan budaya daerah resmi tercatat sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK). Kepastian hukum tersebut ditandai dengan penyerahan sertifikat pencatatan kekayaan intelektual komunal oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur (20/5).

Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) merupakan kekayaan intelektual yang kepemilikannya bersifat komunal dan memiliki nilai ekonomis dengan tetap menjunjung tinggi nilai moral, sosial, dan budaya bangsa. Pencatatan ini menjadi langkah penting dalam menjaga warisan budaya agar tidak mudah diklaim pihak lain sekaligus memastikan keberlanjutannya bagi generasi mendatang.

Berdasarkan ketentuan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 56 Tahun 2022 tentang Kekayaan Intelektual Komunal, Ekspresi Budaya Tradisional (EBT) dan Indikasi Asal merupakan bagian yang dilindungi dalam skema KI Komunal.

Ekspresi Budaya Tradisional (EBT) adalah segala bentuk ekspresi karya cipta, baik berupa benda maupun tak benda, atau kombinasi keduanya yang menunjukkan keberadaan suatu budaya tradisional yang dipegang secara komunal dan lintas generasi. Sedangkan Indikasi Asal adalah ciri asal barang dan/atau jasa yang tidak secara langsung terkait dengan faktor alam yang dilindungi sebagai tanda yang menunjukkan asal suatu barang dan/atau jasa yang benar dan dipakai dalam perdagangan.

Adapun empat kekayaan budaya yang resmi tercatat sebagai KI Komunal tersebut meliputi:

* Kesenian Ludruk Provinsi Jawa Timur (EBT)
* Besutan Jombang (EBT)
* Syi’iran Bluk Gebluk Kabupaten Pasuruan (EBT)
* Soto Lamongan (Indikasi Asal)

Empat kekayaan budaya daerah Jawa Timur resmi tercatat sebagai Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) menyusul diserahkannya sertifikat pencatatan kekayaan intelektual komunal oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur, Rabu (20/5). (Istimewa)

Ludruk merupakan salah satu jenis teater tradisional asli Jawa Timur yang berkembang dari ekspresi masyarakat umum. Tema-tema ceritanya bersumber dari permasalahan kehidupan sehari-hari masyarakat. Pementasannya menggunakan bahasa sehari-hari yang digunakan oleh masyarakat kelas bawah. Oleh karena itu, ludruk dikategorikan sebagai teater rakyat. Ludruk mulai dikenal pada abad ke-12 dengan nama Ludruk Bandhan.

Besutan merupakan kesenian tradisional asli Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yang berakar dari kesenian Lerok dan kemudian menjadi cikal bakal lahirnya Ludruk. Nama Besutan berasal dari kata “besut”, singkatan dari “mbeto maksud” yang berarti membawa pesan. Saat ini, kesenian Besutan menjadi salah satu identitas budaya Jombang yang terus diupayakan pelestariannya, tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai sarana edukasi mengenai sejarah dan nilai-nilai budaya lokal kepada generasi muda.

Syi’iran Bluk Gebluk merupakan tradisi keislaman khas Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, yang berfungsi sebagai media dakwah untuk menyampaikan ajaran Islam. Tradisi ini menampilkan lantunan syi’ir dalam bahasa Madura dan Jawa yang diiringi pukulan bantal serta tepukan tangan sehingga menghasilkan variasi irama dan tempo yang harmonis.

Sementara itu, Soto Lamongan merupakan hidangan soto ayam khas Kabupaten Lamongan yang memiliki karakteristik unik dibandingkan jenis soto lainnya, baik dari segi penyajian maupun cita rasa. Kuliner tradisional ini dikenal luas karena penggunaan kaldu ikan bandeng dan udang serta taburan koya yang menjadi ciri khasnya. Popularitas Soto Lamongan bahkan telah menyebar ke berbagai daerah di Indonesia.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore