
Menteri Luar Negeri Sugiono menjemput WNI yang tiba di bandara Soekarno Hatta, Tangerang , Banten, Selasa (10/3/2026). Sebanyak 22 WNI dari Iran tiba di Indonesia dalam gelombang pertama di tengah meningkatnya situasi keamanan di kawasan Timur Tengah. (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menyampaikan bahwa sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) telah dibebaskan, setelah sebelumnya ditahan oleh tentara Israel.
“Relawan yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla 2.0 saat ini dalam perjalanan meninggalkan wilayah Israel menuju Istanbul, Turki, dan akan segera melanjutkan perjalanan kembali ke Tanah Air,” kata Sugiono dalam keterangannya, Kamis (21/5).
Pemerintah Indonesia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Turki atas dukungan aktif dan perannya dalam membantu proses pemulangan sembilan WNI tersebut.
Sugiono menyatakan, pembebasan para relawan merupakan hasil koordinasi intensif yang dilakukan pemerintah Indonesia bersama Kementerian Luar Negeri (Kemlu) sejak menerima laporan mengenai pencegatan armada GSF oleh pihak Israel.
Menurutnya, Kemlu melalui Direktorat Pelindungan WNI telah mengerahkan berbagai jalur diplomatik untuk memastikan keselamatan para WNI.
“Termasuk melalui KBRI Ankara, KBRI Kairo, KBRI Roma, KBRI Amman, dan KJRI Istanbul, serta menjalin komunikasi aktif dengan otoritas dan mitra internasional terkait guna memastikan keselamatan dan percepatan pembebasan seluruh warga negara Indonesia,” tegas Sugiono.
Selain itu, pemerintah Indonesia kembali mengecam tindakan yang dialami para relawan selama masa penahanan.
“Tindakan yang merendahkan martabat warga sipil dalam sebuah misi kemanusiaan merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional yang tidak dapat ditoleransi,” imbuhnya.
Sebelumnya, sembilan WNI yang terdiri atas empat jurnalis dan lima aktivis ditangkap tentara Israel saat mengikuti pelayaran kemanusiaan bersama Global Sumud Flotilla 2.0.
Berdasarkan informasi dari Global Peace Convoy Indonesia pada Rabu (20/5), para WNI sempat mengirimkan pesan darurat (SOS) berupa video yang berisi pernyataan bahwa mereka telah ditangkap.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022