
Rombongan kapal Global Sumud Flotilla di perairan Siprus, Mediterania Timur. (Dok/Thoudy Badai/Republika)
JawaPos.com - Tidak hanya pemerintah Indonesia, Tim Hukum Global Sumud Flotilla (GSF) turut mengambil langkah pasca penculikan 9 Warga Negara Indonesia (WNI) oleh tentara Israel di Perairan Internasional menuju Gaza, Palestina. Mereka sedang menyiapkan langkah hukum untuk memastikan para WNI yang ditahan tentara zionis bisa dipulangkan ke Indonesia.
”Untuk saat ini, kami sedang terus berkoordinasi dengan tim GSF representasi di Indonesia maupun global. Langkah-langkah hukum baik dalam kerangka diplomatik, maupun upaya hukum litigasi dan non litigasi sedang dipersiapkan,” terang perwakilan Tim Hukum GSF, Callista Adani Chendra, saat dikonfirmasi pada Rabu malam (20/5).
Terkait dengan gugatan hukum yang mungkin ditempuh, Callista belum banyak bicara. Dia hanya memastikan bahwa Tim Hukum tengah menyiapkan segala upaya hukum litigasi dan non litigasi. Dia mengungkapkan bahwa pihaknya sedang mempelajari keseluruhan situasi dan kondisi yang dialami oleh para WNI secara utuh.
”Sedang kami siapkan segala upaya hukum litigasi dan non litigasi. Kami juga sedang mempelajari utuh situasinya,” imbuhnya.
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago memastikan, pemerintah terus mengupayakan keselamatan dan pembebasan para WNI yang ditangkap oleh militer Israel di tengah misi kemanusiaan menuju Gaza.
”Bapak Menko Polkam memberi perhatian serius terhadap insiden penahanan WNI oleh militer Israel dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dan memastikan negara hadir serta terus bekerja keras untuk mengupayakan keselamatan dan pembebasan seluruh WNI tersebut,” kata Karo Humas Datin Kemenko Polkam Brigjen TNI Honi Havana pada Rabu (20/5).
Honi menyebut, Pemerintah Indonesia akan menempuh seluruh jalur diplomatik, hukum, dan komunikasi internasional yang tersedia dengan tetap mengedepankan perlindungan dan keselamatan para WNI, kebebasan pers, serta prinsip-prinsip kemanusiaan.
”Bapak Menko Polkam mendukung langkah dan pernyataan menteri luar negeri Republik Indonesia bersama negara-negara sahabat yang mengecam pencegatan terhadap Armada Global Sumud Flotilla 2.0 dan penahanan sejumlah personelnya oleh militer Israel,” ujarnya.
Tidak hanya itu, Honi mengungkapkan bahwa Kemenko Polkam mendorong penguatan koordinasi lintas instansi, termasuk menjalin komunikasi melalui negara sahabat dan organisasi internasional. Dia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dengan terus memonitor dan merujuk pada keterangan resmi pemerintah.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
