Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 20 Mei 2026 | 21.07 WIB

Menko Polkam Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Keselamatan dan Pembebasan WNI yang Ditahan oleh Militer Israel

Menko Polkam Djamari Chaniago. (Kemenko Polkam) - Image

Menko Polkam Djamari Chaniago. (Kemenko Polkam)

JawaPos.com - Sebanyak 9 Warga Negara Indonesia (WNI) menjadi tahanan militer Israel. Mereka ditangkap saat melaksanakan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago memastikan, pemerintah terus mengupayakan keselamatan dan pembebasan para WNI tersebut.

”Bapak Menko Polkam memberi perhatian serius terhadap insiden penahanan WNI oleh militer Israel dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dan memastikan negara hadir serta terus bekerja keras untuk mengupayakan keselamatan dan pembebasan seluruh WNI tersebut,” kata Karo Humas Datin Kemenko Polkam Brigjen TNI Honi Havana pada Rabu (20/5).

Honi menyebut, Pemerintah Indonesia akan menempuh seluruh jalur diplomatik, hukum, dan komunikasi internasional yang tersedia dengan tetap mengedepankan perlindungan dan keselamatan para WNI, kebebasan pers, serta prinsip-prinsip kemanusiaan.

”Bapak Menko Polkam mendukung langkah dan pernyataan menteri luar negeri Republik Indonesia bersama negara-negara sahabat yang mengecam pencegatan terhadap Armada Global Sumud Flotilla 2.0 dan penahanan sejumlah personelnya oleh militer Israel,” ujarnya.

Tidak hanya itu, Honi mengungkapkan bahwa Kemenko Polkam mendorong penguatan koordinasi lintas instansi, termasuk menjalin komunikasi melalui negara sahabat dan organisasi internasional. Dia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dengan terus memonitor dan merujuk pada keterangan resmi pemerintah.

”Negara akan terus memastikan perlindungan dan keselamatan WNI sebagai prioritas utama. Komitmen ini juga termasuk didalamnya upaya penyelamatan dan pembebasan 4 WNI yang disandera di perairan Somalia sejak akhir April yang lalu,” ujarnya.

Menlu Akui Masih Sulit Komunikasi

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengaku pihaknya masih kesulitan untuk berkomunikasi terkait dengan penculikan 9 Warga Negara Indonesia (WNI) oleh tentara Israel. Namun, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus berusaha untuk memulangkah mereka ke tanah air.

”Kami sudah melakukan komunikasi teman-teman di Kementerian Luar Negri di Jordan dan Turki untuk memastikan kondisi rekan-rekan kita yang di-intercept dan ditahan oleh Israel. Sejauh ini informasi yang kami terima itu masih sulit karena komunikasi terbatas,” kata Sugiono pada Rabu (20/5).

Secara prinsip, Pemerintah Indonesia mengapresiasi semangat para WNI yang tergabung dalam misi tersebut. Menurut Sugiono, langkah mereka mencerminkan keinginan untuk menciptakan situasi yang lebih baik bagi rakyat Palestina di wilayah Gaza.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore