
Rombongan misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (Instagram @wandahamidahbsa)
JawaPos.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengaku pihaknya masih kesulitan untuk berkomunikasi terkait dengan penculikan 9 Warga Negara Indonesia (WNI) oleh tentara Israel. Namun, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terus berusaha untuk memulangkah mereka ke tanah air.
”Kami sudah melakukan komunikasi teman-teman di Kementerian Luar Negri di Jordan dan Turki untuk memastikan kondisi rekan-rekan kita yang di-intercept dan ditahan oleh Israel. Sejauh ini informasi yang kami terima itu masih sulit karena komunikasi terbatas,” kata Sugiono pada Rabu (20/5).
Secara prinsip, Pemerintah Indonesia mengapresiasi semangat para WNI yang tergabung dalam misi tersebut. Menurut Sugiono, langkah mereka mencerminkan keinginan untuk menciptakan situasi yang lebih baik bagi rakyat Palestina di wilayah Gaza.
”Itu merupakan semangat yang saya kira perlu diapresiasi. Kami berharap kondisi mereka baik-baik saja. Kami juga terus melakukan upaya koordinasi karena kita tidak punya hubungan (diplomasi) langsung. Jadi, kita minta tolong kepada teman-teman kita,” lanjut dia.
Sugiono memastikan, Pemerintah Indonesia tidak berdiam diri. Ikhtiar terus dilakukan untuk memastikan keamanan dan keselamatan 9 WNI yang kini sudah diculik oleh tentara Israel. Pihaknya berharap segera ada kabar baik sehingga mereka bisa dipulangkan ke Indonesia.
”Kita doakan semoga mereka kondisinya baik-baik saja dan bisa segera kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan selamat,” ujarnya.
Juru Bicara (Jubir) 1 Kemlu Yvonne Mewengkang menyatakan bahwa pada pukul 07.13 WIB hari ini, Kemlu telah menerima kabar baru. Yakni jumlah WNI yang ditangkap oleh tentara Israel bertambah menjadi 9 orang. Seluruhnya tergabung dalam misi Global Sumud Flotilla di bawah Global Peace Convoy Indonesia (GPCI).
”Seluruh jalur diplomatik dan langkah kekonsuleran akan terus dimaksimalkan guna memastikan pelindungan penuh bagi para WNI dan pemulangan mereka hingga tiba di tanah air dengan selamat,” ungkap Yvonne.
Baca Juga:Dubes Palestina Kutuk Keras Aksi Pasukan Zionis Israel Culik Aktivis Global Sumud Flotilla
Dia pun menegaskan kembali, Pemerintah Indonesia mendesak Pemerintah Israel segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan Internasional yang ditahan. Indonesia juga mengutuk keras tindakan militer Israel yang mencegat dan menangkap relawan sipil dalam misi kemanusiaan internasional di perairan internasional.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
