
MPR menggelar konferensi pers terkait hasil evaluasi Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/5).
JawaPos.com - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) memutuskan bahwa final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat tidak akan diulang. Keputusan tersebut diambil setelah dua sekolah finalis menyatakan menerima hasil perlombaan yang telah berlangsung.
Ketua Badan Sosialisasi MPR RI, Abraham Liyanto, menyampaikan pihaknya telah menerima surat resmi dari SMAN 1 Pontianak dan SMAN 1 Sambas terkait polemik final lomba. Ia menegaskan bahwa kedua sekolah sama-sama menolak pelaksanaan final ulang.
“Mereka sama-sama mendukung untuk tidak perlu ada lomba ulang, dan oleh karena itu, hari ini kita rapat tadi dengan pimpinan MPR lengkap, memutuskan bahwa kita mengikuti apa yang sudah disampaikan oleh kedua sekolah ini,” kata Abraham dalam konferensi pers di Gedung MPR, Senayan, Jakarta, Senin (18/5).
Menurut Abraham, SMAN 1 Pontianak telah lebih dahulu menyampaikan sikapnya saat berkunjung ke MPR pada Kamis (14/5). Sementara itu, pada Jumat (15/5), SMAN 1 Sambas juga menyatakan penolakan terhadap usulan final ulang.
Ia menilai, sikap kedua sekolah mencerminkan penerapan nilai-nilai 4 Pilar MPR dalam kehidupan nyata.
“Jadi, di situ ada toleransinya, ada persatuan yang mereka junjung tinggi, bahwa Kalimantan Barat, Sambas yang akan maju di final nanti. Terus, ada keadilan dan demokrasi,” tegasnya.
Wakil Ketua MPR RI, Abcandra Muhammad Akbar, mengungkapkan pihaknya mempertimbangkan usulan untuk menjadikan Josepha Alexandra alias Ocha sebagai Duta LCC 4 Pilar MPR RI. Menurutnya, usulan tersebut muncul dari aspirasi masyarakat yang diterima MPR.
“Ya, ada saran, ada aspirasi seperti itu, jadi kita dengarkan dan besok akan disampaikan ke pimpinan badan sosialisasi,” ucapnya.
Abcandra juga menyebut, pimpinan Badan Sosialisasi MPR bersama Sekretariat Jenderal MPR dijadwalkan berkunjung ke Pontianak, pada Selasa (19/5) besok. Dalam kunjungan tersebut, usulan terkait Josepha akan turut disampaikan secara langsung.
“Besok pimpinan Badan Sosialisasi dengan kesekjenan akan terbang ke Pontianak dan mudah-mudahan juga Adik Josepha, karena ini salah satu aspirasi dari teman-teman juga menginginkan agar Adik Josepha bisa menjadi duta LCC,” pungkasnya.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
