Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 13 Mei 2026 | 18.21 WIB

88 Daerah Jadi Fokus, Pemerintah Pede Kemiskinan Ekstrem Bisa Nol Persen

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin usai melaporkan penguatan program perlindungan sosial dan sinkronisasi data bansos kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Selasa (12/5). (Bakom RI) - Image

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin usai melaporkan penguatan program perlindungan sosial dan sinkronisasi data bansos kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Selasa (12/5). (Bakom RI)

JawaPos.com - Pemerintah optimistis upaya percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem di 88 kabupaten/kota prioritas dapat membuahkan hasil di tahun ini.

Keyakinan itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin usai melaporkan penguatan program perlindungan sosial dan sinkronisasi data bansos kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Selasa (12/5).

Cak Imin bilang, Presiden menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga untuk menyinkronkan penyaluran bantuan sosial (bansos) dan program pemerintah melalui penggunaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) agar lebih tepat sasaran.

Presiden menaruh perhatian besar terhadap efektivitas penyaluran bansos, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sosial tunai, hingga bantuan iuran jaminan kesehatan nasional.

"Presiden meminta seluruh kementerian dan lembaga konsisten menggunakan data tunggal sosial ekonomi agar seluruh bantuan dan program pemerintah tepat sasaran. Sebanyak 88 kabupaten/kota juga menjadi prioritas percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem," ujar Cak Imin.

Ia menambahkan, pemerintah menargetkan kemiskinan ekstrem mencapai 0 persen pada 2026. Untuk mendukung target tersebut, 88 kabupaten/kota akan menjadi fokus konsentrasi lintas kementerian dan lembaga.

Selain penguatan integrasi data bansos, pemerintah juga akan mengarahkan subsidi energi agar lebih tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

Cak Imin optimistis target penghapusan kemiskinan ekstrem dapat tercapai melalui sinergi antar kementerian dan lembaga serta penguatan program perlindungan sosial berbasis data yang akurat.

"Kita optimistis dan yakin kemiskinan ekstrem 2026 ini 0 persen," pungkasnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore