
Ilustrasi kapal induk. Indonesia akan memiliki kapal induk pertama, hibah dari pemerintah Italia. (dok. JawaPos.com)
JawaPos.com - Akuisisi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia masih terus berproses. Pemerintah Indonesia kini menunggu keputusan atas proses transfer alat utama sistem persenjataan (alutsista) tersebut. Meski begitu, TNI AL terus menyiapkan penyambutan kedatangan kapal induk pertama untuk Angkatan Laut Indonesia tersebut.
Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali menyampaikan bahwa pihaknya masih berharap kapal induk tersebut sudah tiba di Indonesia sebelum peringatan HUT ke-81 TNI. Namun demikian, TNI AL sebagai operator tetap menunggu keputusan bersama antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Italia.
”Garibaldi (akuisisinya) itu masih terus dibicarakan. Kami memang berharap sebelum HUT TNI. Tapi, kami tidak tahu situasi hasil proses pembicaraannya sampai mana. Yang melaksanakan adalah Kementerian Pertahanan. Tapi, harapannya bisa tahun ini. Mudah-mudahan bisa tahun ini,” ucap Ali pada Senin (11/5).
Keterangan itu disampaikan oleh Ali saat diwawancarai usai menyambut kedatangan KRI Canopus-936 di Dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut). Dia memastikan, personel untuk mengawaki kapal induk tersebut sudah disiapkan. Termasuk pangkalannya juga tengah digarap.
”Untuk personel sudah disiapkan dan nanti akan segera dikirim ke Italia. Kemudian pangkalan mungkin nanti kami siapkan juga, mungkin di beberapa tempat di Indonesia,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Indonesia tengah menunggu kedatangan kapal induk perdana dari Italia. Yakni Kapal Induk Giuseppe Garibaldi yang rencananya sudah memperkuat TNI AL sebelum peringatan HUT TNI pada Oktober tahun ini. Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan bahwa retrofit kapal induk tersebut bakal dilakukan di galangan dalam negeri.
”Insya Allah (Kapal Induk) Garibaldi akan datang di Indonesia tahun 2026. Tapi, kita akan merapikan karena kita punya industri (kapal) PT PAL mampu untuk merapikan. Kita rapikan Garibaldi itu di Indonesia. Jadi, nanti bukan Garibaldi lagi namanya,” terang dia kepada awak media di Jakarta pada Kamis (12/3).
Berkaitan dengan anggaran retrofit kapal induk tersebut, Sjafrie menyampaikan bahwa semua sudah diatur oleh Direktur Jenderal Rencana Pertahanan (Dirjen Renhan). Sjafrie hanya memastikan bahwa anggaran yang dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia untuk mendatangkan kapal induk tersebut sangat efisien dan efektif.
”Saya kurang begitu paham mengenai (detail) anggarannya. Tapi, saya (yang) memutuskan. Jadi, kalau dibilang efisien, efektif, saya siap,” ujarnya.

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
