Logo JawaPos
Author avatar - Image
12 Maret 2026, 20.20 WIB

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Pastikan Retrofit Kapal Induk Garibaldi di Galangan dalam Negeri

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin memimpin Rapim Kemhan-TNI pada Senin (19/1). (Instagram Sjafrie Sjamsoeddin) - Image

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin memimpin Rapim Kemhan-TNI pada Senin (19/1). (Instagram Sjafrie Sjamsoeddin)

JawaPos.com - Indonesia tengah menunggu kedatangan kapal induk perdana dari Italia. Yakni Kapal Induk Giuseppe Garibaldi yang rencananya sudah memperkuat TNI AL sebelum peringatan HUT TNI pada Oktober tahun ini. Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menyampaikan bahwa retrofit kapal induk tersebut bakal dilakukan di galangan dalam negeri.

”Insya Allah (Kapal Induk) Garibaldi akan datang di Indonesia tahun 2026. Tapi, kita akan merapikan karena kita punya industri (kapal) PT PAL mampu untuk merapikan. Kita rapikan Garibaldi itu di Indonesia. Jadi, nanti bukan Garibaldi lagi namanya,” terang dia kepada awak media di Jakarta pada Kamis (12/3).

Berkaitan dengan anggaran retrofit kapal induk tersebut, Sjafrie menyampaikan bahwa semua sudah diatur oleh Direktur Jenderal Rencana Pertahanan (Dirjen Renhan). Sjafrie hanya memastikan bahwa anggaran yang dikeluarkan oleh Pemerintah Indonesia untuk mendatangkan kapal induk tersebut sangat efisien dan efektif.

”Saya kurang begitu paham mengenai (detail) anggarannya. Tapi, saya (yang) memutuskan. Jadi, kalau dibilang efisien, efektif, saya siap,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Indonesia segera memiliki kapal induk pertama dari hibah kapal perang milik Angkatan Laut Italia, Giuseppe Garibaldi. Sebagai operator, TNI AL sudah mulai menyiapkan pelaut untuk mengawaki kapal induk tersebut. Jumlahnya bisa mencapai 500 prajurit.

Informasi itu disampaikan oleh Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan dalam dialog secara dalam jaringan (daring) yang diselenggarakan oleh Semar Sentinel. Dikutip dari akun YouTube Semar Sentinel, dialog itu mengangkat tema Indonesia’s Blue Water Transition.

”Kebijakan pemerintah akan mengakuisisi (Kapal Induk Giuseppe) Garibaldi, TNI AL sudah siap. Terutama untuk pengisian personelnya, personelnya itu ada sekitar 500 pelaut yang harus mengawaki,” kata Yayan dikutip pada Kamis (26/2).

Ratusan pelaut itu terdiri atas prajurit di level perwira sampai prajurit lain dengan kompetensi khusus. Mereka disiapkan untuk mengawaki kapal induk. Selain itu, Yayan menyatakan bahwa kebutuhan Infrastruktur pendukungnya juga harus disiapkan.

”Bagaimana pangkalan pangkalan siap, dermaga-dermaga Angkatan Laut, dermaga-dermaga pelabuhan sipil, dalam rangka men-support fasilitas Garibaldi,” ujarnya.

Termasuk diantaranya kebutuhan logistik untuk operasi kapal induk tersebut. Yayan menyampaikan bahwa dukungan logistik yang diperlukan oleh kapal induk pasti sangat besar. Mengingat awak kapalnya saja mencapai 500 orang, belum termasuk para penerbang dan personel lainnya.

”Pentahapan-pentahapan itu sedang kami persiapkan dengan baik. Sehingga akuisisi pemerintah, kapanpun akuisisi Garibaldi tersebut mudah-mudahan dapat kita saksikan segera,” terang dia.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore