
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai di kantornya, Jakarta. (Kemenham).
JawaPos.com - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, menyoroti laporan terhadap akademisi Feri Amsari terkait kritik terhadap kebijakan swasembada pangan. Ia menegaskan, seharusnya pernyataan Feri Amsari tidak perlu dibawa ke ranah hukum.
Hal serupa juga berlaku bagi Ubaedillah Badrun, yang dilaporkan ke polisi atas kritiknya mengenai “Prabowo-Gibran Beban Bangsa".
"Penyampaian opini atau kritik terhadap kebijakan publik merupakan bagian dari hak asasi manusia yang dijamin oleh konstitusi. Karena itu, pendapat semacam itu tidak dapat dipidana atau dijadikan dasar pemenjaraan," kata Pigai kepada wartawan, Minggu (19/4).
Ia menekankan, setiap kritik seharusnya dijawab dengan data, fakta, dan informasi yang kredibel oleh pihak yang memiliki otoritas.
"Feri Amsari juga bukan ahli pertanian, sehingga tidak memiliki kompetensi di bidang tersebut. Jangankan dilaporkan ke polisi, ditanggapi pun tidak perlu," jelas Pigai.
Ia menilai, kritik tersebut tetap tidak perlu diproses secara hukum, bahkan tidak harus ditanggapi secara berlebihan. Sebab, kritik terhadap pemerintah adalah hak setiap warga negara yang dilindungi konstitusi.
Ia menyatakan, pendapat yang bersifat kritik tidak dapat dipidana, kecuali jika mengandung unsur penghasutan menuju makar, serangan ad hominem, atau menyasar isu suku, ras, dan agama.
Menurutnya, pernyataan Feri Amsari dan Ubaedillah Badrun masih berada dalam koridor kritik umum terhadap kebijakan publik.
Dalam perspektif HAM, masyarakat merupakan pemegang hak (rights holder), sedangkan pemerintah adalah pihak yang berkewajiban (obligation holder) untuk memenuhi dan merespons kebutuhan publik.
Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk menjaga budaya literasi dan ruang diskursus publik yang sehat.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
