
Koordinator MAKI Boyamin Saiman. (Muhammad Ridwan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Masyarakat Antikorupsi Indonesia (MAKI) menyoroti penetapan tersangka terhadap Ketua Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Hery Susanto oleh Kejaksaan Agung (Kejagung), pada Kamis (16/4). Penetapan tersangka itu terjadi setelah Hery Susanto tepat enam hari menjabat sebagai Ketua ORI.
Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, merasa sedih atas penetapan tersangka tersebut. Sebab, Hery Susanto baru saja duduk sebagai Ketua ORI.
"Sedih, sedih, sedih atas tragedi kasus Hery Susanto Ketua Ombudsman tersangka suap dan ditahan oleh Kejaksaan Agung pada hari kemarin," kata Boyamin kepada wartawan, Jumat (17/4).
Menurutnya, penetapan tersangka itu
tidak terlepas dari sikap teledornya Panitia Seleksi Ombudsman 2025/2026 dan DPR dalam meloloskan Hery Susanto menjadi Ketua Ombudsman RI. Ia menekankan, seharusnya panitia seleksi dan DPR dapat melihat rekam jejak Hery Susanto.
"Rekam jejak HS selama menjabat komisioner ORI sangatlah buruk, karena permohonan rekomendasi atas perkara yang benar-benar terjadi maladministrasi justru tidak mendapatkan pelayanan dikarenakan dugaan tidak adanya uang pelicin/gratifikasi," cetusnya.
Padahal, kata Boyamin, salah satu Komisioner ORI periode 2016-2021 dan 2021-2026 telah memberikan masukan kepada Pansel dan Komisi II DPR untuk menggugurkan Hery Susanto. Namun, masukan itu tidak didengar.
"Saya sendiri telah memberikan masukan kepada Pansel ORI pada bulan Oktober 2025 dan hasilnya adalah gagal, masukanku telah diabaikan," bebernya.
Boyamin mengungkapkan, Hery Susanto
sebelum menjadi Komisioner ORI aktif di LSM BPJS Watch. Ia menyebut, setelah menjadi Komisioner ORI 2021-2026 integritasnya pun luntur dan telah diketahui oleh internal ORI.
Ia menekankan, seharusnya Pansel dan Komisi II DPR RI dapat dengan mudah mengetahui track record Hery Susanto. Sebab, Hery merupakan Komisioner Ombudsman RI periode 2021-2026.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
