Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 17 April 2026 | 18.28 WIB

Dosen UBL Terduga Pelaku Pelecehan Resmi Dipecat usai Mahasiswa Beri Ultimatum 2x24 jam!

Prihatin dengan pelecehan seksual yang dialami salah satu mahasiswi, ratusan mahasiswa Universitas Budi Luhur (UBL) hadiri forum terbuka di Taman Laku Luhur, Selasa (14/4). (Dery Ridwansah/JawaPos.com) - Image

Prihatin dengan pelecehan seksual yang dialami salah satu mahasiswi, ratusan mahasiswa Universitas Budi Luhur (UBL) hadiri forum terbuka di Taman Laku Luhur, Selasa (14/4). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com - Manajemen Universitas Budi Luhur (UBL) akhirnya mengambil langkah tegas. Dosen berinisial Y, yang terseret kasus dugaan pelecehan seksual, resmi dijatuhi sanksi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Keputusan itu diambil setelah mahasiswa melayangkan ultimatum 2x24 jam agar pihak kampus segera "membersihkan" lingkungan pendidikan dari predator seksual.

Kronologi Pemecatan: Dari Nonaktif hingga PHK

Rektor Universitas Budi Luhur Agus Setyo Budi membenarkan kabar pemecatan ini. Keputusan ini tertuang dalam SK Yayasan Budi Luhur Çakti No. K/YBLC/KET/000/102/04/26 tentang Pemutusan Hubungan Kerja, per tanggal 15 April 2026.

"Dengan ini, kami kembali menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas terjadinya kasus pelecehan seksual di lingkungan kampus Universitas Budi Luhur. Kami berkomitmen untuk senantiasa berada di sisi korban," ujar Prof. Agus dalam keterangan resminya, Kamis (16/4).

Diketahui, langkah tegas ini diambil secara bertahap, mulai dari pembebasan tugas jabatan struktural, penghentian kegiatan mengajar (Tridharma), hingga puncaknya adalah pemecatan tetap.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore