Tiang-tiang monorel sepanjang jalan Rasuna Said, Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com-Pemprov DKI Jakarta memastikan pembongkaran tiang monorel di kawasan Rasuna Said segera dilakukan. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah instansi dan memberikan batas waktu kepada PT Adhi Karya untuk menuntaskan pembongkaran.
“Dalam waktu paling lama awal minggu depan, saya akan mengirim surat resmi kepada Adhi Karya. Kami akan memberi waktu satu bulan untuk melakukan pembongkaran,” ujar Pramono.
Surat tersebut, lanjutnya, juga menindaklanjuti rekomendasi dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta. Jika dalam satu bulan PT Adhi Karya tidak melaksanakan pembongkaran, Pemprov DKI akan mengambil alih pekerjaan tersebut.
“Kalau dalam satu bulan mereka kemudian tidak membongkar, maka DKI yang akan membongkar,” terangnya. Setelah pembongkaran itu dilakukan, maka akan dilanjutkan dengan pelebaran jalan dan membangun pedestrian baru.
Untuk pembongkaran itu, politisi PDI Perjuangan menyebutkan, dananya akan disiapkan melalui APBD DKI, bukan melalui skema pembiayaan kreatif. Namun, dia enggan merincikan jumlah dana tersebut.
“Dananya sudah ada sehingga tahun depan mudah-mudahan, Rasuna Said akan menjadi lebih baik. Pokoknya, anggarannya ada,” terangnya. Memang, saat ini, Rasuna Said merupakan salah satu yang jalanannya cukup macet.
Dengan pembongkaran itu, maka jalan dan pedestrian yang ada di sana semakin baik. Berdasarkan kajian Dinas Perhubungan DKI, dampak pembongkaran itu bisa menurunkan tingkat kemacetan di Jalan HR Rasuna Said, maupun Asia Afrika.
“Perhitungan dari Dinas Perhubungan DKI, maka kemacetan di Rasuna Said akan turun antara 14 sampai dengan 18 persen,” tambahnya.(rya/)

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
