
Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul bersama Plt Direktur Utama PT Pos Indonesia di kantor Kemensos, Kamis (5/3). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com – Upaya efisiensi di lingkungan Kementerian Sosial (Kemensos) bukan hanya dengan mengikuti kebijakan work from home (WFH) seminggu sekali.
Agenda perjalanan dinas juga dikurangi, terutama yang bisa digantikan dengan pertemuan daring. Bahkan, perjalanan dinas luar negeri kini resmi ditiadakan.
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mengungkapkan, ada instruksi untuk mengurangi anggaran perjalanan dinas dalam negeri hingga 50 persen dan 70 persen untuk perjalanan dinas luar negeri.
Merespons instruksi ini, ia telah meminta seluruh unit kerja untuk menyaring kegiatan perjalanan dinas prioritas.
Sementara, untuk perjalanan dinas luar negeri, Kemensos secara khusus mengambil keputusan untuk meniadakannya.
“Artinya untuk perjalanan ke luar negeri kita 0 persen. Jadi kita tidak menggunakan perjalanan dinas ke luar negeri, kecuali kalau kita diundang dan pembiayaannya ditanggung oleh panitia,” papar pria yang akrab disapa Gus Ipul itu, dikutip Selasa (7/4).
Selain itu, dia juga telah meminta jajarannya untuk memaksimalkan pelaksanaan rapat secara daring. Menurut Gus Ipul, kegiatan harus berorientasi pada dampak, bukan aktivitas semata.
Penggunaan kendaraan dinas pun dibatasi, kecuali untuk operasional dan penggunaan kendaraan listrik. Para pegawai Kemensos akan didorong untuk menggunakan transportasi umum.
Meski belum ditentukan waktu pasti penerapan kebijakan hari transportasi umum ini, Gus Ipul menyebut bakal ada satu hari yang mewajibkan para pegawai menggunakan transportasi umum, sepeda, dan/atau kendaraan listrik untuk berangkat ke kantor.
“Penggunaan energi seperti listrik, gas, air, dan lainnya di lingkungan perkantoran diminta dilakukan secara lebih bijak,” sambungnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022