
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com-Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memastikan 3 prajurit TNI yang gugur dalam tugas menjaga perdamaian dunia di Lebanon Selatan mendapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB). Hal itu ditegaskan oleh Agus dalam keterangan yang disampaikan kepada awak media pada Rabu (1/4).
Agus menyatakan bahwa Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Praka Farizal Romadhon mendapat KPLB dalam pelaksanaan tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP) Anumerta. Selain itu, ketiga prajurit tersebut mendapatkan penghargaan Medal Dag Hammarskjold.
”Ketiga prajurit gugur juga mendapatkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Operasi Militer Selain Perang Anumerta, penghargaan Medal “Dag Hammarskjold”, gaji terusan selama 12 bulan (berupa gaji pokok, uang lauk pauk, dan tunjangan jabatan), serta pensiun janda setelah gaji terusan selesai dibayarkan,” kata Agus.
Terkait dengan hak-hak prajurit dalam bentuk santunan dan uang tunai, Agus menjelaskan bahwa masing-masing keluarga yang ditinggalkan mendapatkan tabungan asuransi, santunan risiko kematian khusus, beasiswa untuk 2 anak, santunan kematian dari PBB, dana watzah, TWP AD, personal accident, serta santunan gugur dari perbankan.
”Santunan hak-hak prajurit TNI yang gugur di Lebanon, Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar sebesar Rp 1.894.688.236, Sertu Muhammad Nur Ikhwan sebesar Rp 1.846.309.049, dan Praka Farizal Rhomadhon sebesar Rp 1.854.075.205,” jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, pada Senin (30/3), Mabes TNI telah merilis data-data prajurit TNI yang terdampak konflik tersebut. Yakni Praka Farizal Rhomadhon yang dinyatakan gugur serta Praka Rico Pramudia yang dilaporkan menderita luka berat. Selain itu ada Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan yang mengalami luka ringan.
”Dalam penanganan, dua orang prajurit yang mengalami luka ringan telah mendapatkan perawatan di Hospital Level I UNIFIL. Sementara itu, satu orang prajurit dengan luka berat telah dievakuasi menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit St. George di Beirut,” kata Kapuspen TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah.
Selasa (31/3), Kementerian Pertahanan (Kemhan) sudah memastikan bahwa jumlah prajurit TNI yang meninggal dunia di tengah misi menjaga perdamaian dunia bertambah menjadi 3 orang. Selain Praka Farizal, Kapten Infanteri Zulmi dan Sertu Ihwan juga dinyatakan gugur.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022