Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 April 2026 | 23.01 WIB

Gugur di Lebanon dalam Tugas Menjaga Perdamaian, 3 Prajurit TNI Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dan Santunan

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. (Dery Ridwansah/JawaPos.com) - Image

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com-Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memastikan 3 prajurit TNI yang gugur dalam tugas menjaga perdamaian dunia di Lebanon Selatan mendapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB). Hal itu ditegaskan oleh Agus dalam keterangan yang disampaikan kepada awak media pada Rabu (1/4).

Agus menyatakan bahwa Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar, Sertu Muhammad Nur Ichwan, dan Praka Farizal Romadhon mendapat KPLB dalam pelaksanaan tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP) Anumerta. Selain itu, ketiga prajurit tersebut mendapatkan penghargaan Medal Dag Hammarskjold.

”Ketiga prajurit gugur juga mendapatkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Operasi Militer Selain Perang Anumerta, penghargaan Medal “Dag Hammarskjold”, gaji terusan selama 12 bulan (berupa gaji pokok, uang lauk pauk, dan tunjangan jabatan), serta pensiun janda setelah gaji terusan selesai dibayarkan,” kata Agus.

Terkait dengan hak-hak prajurit dalam bentuk santunan dan uang tunai, Agus menjelaskan bahwa masing-masing keluarga yang ditinggalkan mendapatkan tabungan asuransi, santunan risiko kematian khusus, beasiswa untuk 2 anak, santunan kematian dari PBB, dana watzah, TWP AD, personal accident, serta santunan gugur dari perbankan.

”Santunan hak-hak prajurit TNI yang gugur di Lebanon, Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar sebesar Rp 1.894.688.236, Sertu Muhammad Nur Ikhwan sebesar Rp 1.846.309.049, dan Praka Farizal Rhomadhon sebesar Rp 1.854.075.205,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, pada Senin (30/3), Mabes TNI telah merilis data-data prajurit TNI yang terdampak konflik tersebut. Yakni Praka Farizal Rhomadhon yang dinyatakan gugur serta Praka Rico Pramudia yang dilaporkan menderita luka berat. Selain itu ada Praka Bayu Prakoso dan Praka Arif Kurniawan yang mengalami luka ringan.

”Dalam penanganan, dua orang prajurit yang mengalami luka ringan telah mendapatkan perawatan di Hospital Level I UNIFIL. Sementara itu, satu orang prajurit dengan luka berat telah dievakuasi menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit St. George di Beirut,” kata Kapuspen TNI Mayjen TNI Aulia Dwi Nasrullah.

Selasa (31/3), Kementerian Pertahanan (Kemhan) sudah memastikan bahwa jumlah prajurit TNI yang meninggal dunia di tengah misi menjaga perdamaian dunia bertambah menjadi 3 orang. Selain Praka Farizal, Kapten Infanteri Zulmi dan Sertu Ihwan juga dinyatakan gugur.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore