
Anggota Komisi VIII DPR RI Selly Andriany Gantina. (Istimewa)
JawaPos.com-Anggota Komisi VIII DPR RI, Selly Andriany Gantina, menyoroti pembenahan sistem distribusi bantuan sosial (bansos) yang penting. Ia menegaskan, bansos harus jadi instrumen perlindungan masyarakat yang tepat sasaran dan tidak menimbulkan masalah baru.
Menurut Selly, sinkronisasi data dan proses verifikasi ketat adalah kunci agar bantuan negara tepat sasaran dan tidak tertahan di bank. Ia menilai persoalan klasik akurasi data penerima masih menghambat di lapangan.
Mengacu pada pengalaman teknis, Selly menyarankan Kemensos menyatukan proses penyaluran dengan validasi data secara simultan. Langkah ini penting untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi distribusi bansos.
“Di tengah tekanan inflasi saat ini, penyaluran bansos dan proses verifikasi data penerima oleh Kemensos tidak boleh dipisahkan. Pusdatin dan pendamping harus memverifikasi dan memvalidasi sebelum data diserahkan ke bank Himbara,” kata Selly kepada wartawan, Jumat (27/3).
Ia juga mengkritisi kenaikan desil kesejahteraan yang dinilai belum ada landasan otoritas kuat. Kondisi ini dikhawatirkan memicu bantuan hanya berputar di kelompok tertentu, sementara yang membutuhkan terabaikan.
“Pemberian bansos di tengah inflasi bertujuan menjaga daya beli masyarakat. Karena itu, verifikasinya harus matang dan tidak berbelit. Jangan sampai yang menerima itu-itu saja, bahkan dana justru mengendap di bank,” tegasnya.
Selly mengingatkan bansos tidak boleh jadi celah penyimpangan. Ia mendorong aparat hukum terlibat sejak awal pendataan. Langkah ini diharapkan mengawal distribusi bantuan agar diterima tanpa potongan atau pungutan liar.
Selain itu, Selly usulkan pemerintah buka ruang partisipasi publik yang lebih luas dalam pembaruan data penerima bansos. Masyarakat diharapkan aktif mengusulkan penerima baru dan melaporkan data tidak akurat di lingkungannya. ’’Ruang partisipasi masyarakat harus dibuka lebar agar data bansos lebih akurat dan transparan,” jelasnya.

Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor Pantai Gading vs Norwegia di Piala Dunia 2026: Misi Erling Haaland Pulangkan Wakil Afrika
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Sejarah! Indonesia Juara AVC Men's Cup 2026 Hancurkan Korea Selatan 3-0
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Skor Meksiko vs Ekuador di 32 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Pembuktian Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026: Marquinhos Akui Samurai Biru Sedang Percaya Diri
Prediksi Susunan Pemain Timnas Norwegia vs Pantai Gading di 32 Besar Piala Dunia 2026: Sudah Lakukan Rotasi, Martin Odegaard Siap Menan
Pakai Tas Mewah, Tiga Pengasuh Anak-anak Raffi Ahmad-Nagita Slavina Sedang Asik Liburan Jadi Sorotan
Prediksi Skor Belanda vs Maroko di Piala Dunia 2026: Oranje Dijagokan Menang Tipis Kontra Singa Atlas
