
Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengecek Tol Japek II Selatan yang akan difungsionalkan selama Operasi Ketupat 2026. (Korlantas Polri)
JawaPos.com - Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) II Selatan menjadi salah satu ruas tol baru yang bakal dibuka secara fungsional untuk melayani pemudik tahun ini. Guna memastikan kesiapannya, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho kembali mengecek jalur tersebut pada Minggu (8/3). Hasilnya, dia menemukan masih ada dua titik yang tengah dalam proses perbaikan.
Informasi itu dibagikan melalui keterangan resmi pada Senin (9/3). Agus menyampaikan bahwa peninjauan dia lakukan untuk memastikan ruas tol fungsional dari Sadang hingga Setu tersebut bisa digunakan untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, khususnya pada periode arus balik.
”Ada dua titik yang masih dalam perbaikan di Kilometer 16 dan Kilometer 13. Namun dari pihak pengelola jalan tol menyampaikan dalam dua sampai tiga hari kedepan perbaikan tersebut sudah selesai,” kata Agus.
Menurut jenderal bintang dua Polri tersebut, ruas Tol Fungsional dari Sadang sampai Setu dapat mengurai kepadatan kendaraan pada arus balik Lebaran. Sementara, ruas Tol Fungsional Sadang hingga Bojongmangu dapat digunakan baik pada arus mudik maupun arus balik. Dia memastikan, sejumlah rekayasa lalu lintas sudah disiapkan oleh jajarannya.
”Khususnya di Exit Tol Bojongmangu dan Setu, guna mengantisipasi potensi kepadatan kendaraan,” lanjut Agus.
Nantinya ada empat exit tol yang akan difungsikan pada ruas tol tersebut. Jika volume kendaraan meningkat, kendaraan dari tol fungsional akan dialihkan keluar melalui Deltamas agar tidak semua keluar di Setu. Korlantas Polri sudah menyiapkan manajemen rekayasa lalu lintas selama Operasi Ketupat 2026 dengan mengandalkan traffic counting.
Agus berharap, Tol Fungsional Japek II Selatan bisa menjadi jalur alternatif bagi kendaraan dari Bandung menuju Jakarta yang selama ini melintas melalui Tol Japek. Dia yakin, ruas tol fungsional itu bisa dimaksimalkan oleh Korlantas Polri dan instansi terkait lainnya dalam pengelolaan arus mudik maupun arus balik lebaran tahun ini.
“Dengan jalur fungsional ini, arus bisa kita kelola melalui dua jalur sehingga dapat mengurangi kepadatan di Tol Jakarta–Cikampek,” kata dia.
Dalam pengelolaan arus kendaraan selama Operasi Ketupat 2026, Korlantas Polri juga akan memanfaatkan teknologi pemantauan lalu lintas di ruas tol utama maupun tol fungsional. Selain itu, potensi kepadatan di titik keluar tol seperti Bojongmangu dan Setu sudah diantisipasi dengan menyiapkan pos pengaturan lalu lintas dan sistem traffic counting untuk mengatur distribusi kendaraan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Tak Hanya Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah
Prediksi Skor Estudiantes vs Flamengo: Panas Menuju Final Copa Libertadores
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante: Granotes Paksa Tuan Rumah Berbagi Poin
Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs Arema FC: Singo Edan Kembali ke Jalur Kemenangan
Prediksi Skor Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga: Lini Pertahanan Rapuh Jadi Ancaman Tuan Rumah
KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules Berkaitan Kasus Suap HGB Summarecon
Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse: Duel Seru Tim Papan Bawah Demi Lolos Zona Degradasi
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022