
Kapolri Listyo Sigit Prabowo saat silaturahmi Ramadan di Polda Jawa Barat pada Rabu (4/3). (Mabes Polri)
JawaPos.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan silaturahmi Ramadan di Polda Jawa Barat pada Rabu (4/3). Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan pesan penting mengenai pentingnya menjaga dan merawat persatuan serta kesatuan bangsa.
Menurut Sigit, kegiatan silaturahmi yang melibatkan berbagai elemen masyarakat menjadi simbol kuat kebersamaan. Momentum tersebut dinilai mencerminkan eratnya nilai persatuan dalam kehidupan berbangsa.
“Mari kita sama sama menjaga persatuan dan kesatuan. Sehingga negara kita, yang kita cintai ini tetap bisa terus tegak berdiri,” kata Sigit di Polda Jabar, Rabu (4/3/2026).
Acara silaturahmi Ramadan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat. Mulai dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga tokoh budaya dan seniman.
Selain itu, hadir pula perwakilan serikat pekerja atau buruh, organisasi kemasyarakatan, lembaga swadaya masyarakat, insan pers, serta elemen mahasiswa. Kehadiran berbagai kelompok ini menunjukkan kuatnya sinergi lintas sektor dalam menjaga persatuan bangsa.
Kapolri menegaskan bahwa pesan mengenai pentingnya menjaga persatuan selalu ia sampaikan dalam berbagai kesempatan. Hal tersebut menjadi semakin penting di tengah dinamika global yang berkembang saat ini.
Menurutnya, tantangan global yang terjadi berpotensi membawa dampak terhadap kondisi nasional. Oleh karena itu, kebersamaan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas.
“Dan tentunya selalu menjadi pesan kita bahwa situasi yang sedang kita hadapi, dampak global yang kita hadapi, tentunya ini membutuhkan kebersamaan persatuan. Itu adalah kunci utama menjaga agar stabilitas kamtibmas tetap terjaga,” ujar Sigit.
Ia menjelaskan bahwa stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung jalannya pembangunan nasional. Dengan situasi yang kondusif, berbagai program pemerintah dapat berjalan secara optimal.
Menurut Sigit, pemerintah harus tetap mampu menjalankan berbagai program pembangunan demi mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Hal tersebut hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen bangsa tetap menjaga kebersamaan.
“Karena apapun yang kita hadapi, Indonesia tentunya harus tetap bisa menjalankan program. Pemerintah harus bisa melaksanakan amanatnya untuk mendukung mendorong terjadinya pembangunan dan pertumbuhan. Serta tentunya menyejahterakan masyarakatnya. Dan ini semua bisa kita lalui apabila kita bersatu,” tegas Sigit.
Kapolri juga mengingatkan bahwa Indonesia telah beberapa kali menghadapi berbagai tantangan besar. Namun berbagai tantangan tersebut mampu dilalui dengan baik berkat sinergi dan kolaborasi seluruh elemen bangsa.
Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi bukti bahwa persatuan merupakan kekuatan utama bangsa. Dengan menjaga kebersamaan, Indonesia dinilai mampu menghadapi berbagai dinamika yang terjadi.
“Dan kita pernah menghadapi situasi yang ada. Tentunya kita menginginkan situasi global yang ada ini bisa segera selesai. Dan pemerintah tentunya saat ini terus berjuang untuk ikut aktif segera menyelesaikan konflik yang ada. Sehingga kemudian perdamaian juga bisa muncul,” tutup Sigit.
