Pesawat Garuda Indonesia melintas di Bandara Soekarno-Hatta. (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com – Kabar baik bagi masyarakat yang bersiap mudik Lebaran 2026. Garuda Indonesia bersama anak usahanya, melakukan penyesuaian harga tiket penerbangan kelas ekonomi guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat selama masa mudik.
Dalam hal ini, Garuda Indonesia telah menyesuaikan harga tiket untuk pembelian melalui seluruh kanal penjualan mulai 10 Februari hingga 29 Maret 2026.
Adapun periode penerbangan yang mendapatkan insentif berlaku pada 14–29 Maret 2026. Kebijakan ini mengacu pada PMK Nomor 4 Tahun 2026, KP-DJPU 27 Tahun 2026, dan KM 43 Tahun 2026. Sementara itu, Citilink memberlakukan penyesuaian harga tiket kelas ekonomi efektif sejak 11 Februari 2026.
Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia, Thomas Untoro menyampaikan kebijakan ini diharapkan memperluas aksesibilitas layanan transportasi udara dengan segmentasi pasar yang saling melengkapi dalam Garuda Indonesia Group.
“Kami mendukung langkah Pemerintah dalam menghadirkan kebijakan stimulus yang terkoordinasi dan berdampak langsung bagi masyarakat. Kebijakan ini menegaskan pentingnya konsolidasi kebijakan secara strategis untuk memperkuat peran maskapai nasional sebagai penyedia layanan publik, khususnya pada periode peak season Lebaran,” ujar Thomas dalam keterangannya, Jumat (13/2).
Dia membeberkan, penyesuaian harga tiket Lebaran 2026 diproyeksikan berada pada kisaran 17–18 persen. Penurunan ini didukung kombinasi insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) hingga 100 persen, serta penyesuaian Passenger Service Charge (PSC) dan fuel surcharge.
Thomas menambahkan, proyeksi pertumbuhan volume penumpang pada Lebaran 2026 menunjukkan tren positif. Hal ini diharapkan dapat mendorong optimalisasi kapasitas dan jaringan penerbangan Garuda Group, dengan tetap mengedepankan standar keselamatan serta kualitas layanan.
Pihaknya berharap kebijakan ini dapat menjadi fondasi berkelanjutan dalam memperkuat ekosistem aviasi nasional. "Sinergi antara Pemerintah, pelaku industri, dan pemangku kepentingan menjadi kunci agar sektor penerbangan memperkuat peran sentralnya sebagai penggerak konektivitas, pariwisata, dan pertumbuhan ekonomi daerah,” tutupnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Valencia vs Celta Vigo di Liga Spanyol: Los Che Bisa Kesulitan di Kandang!
Prediksi Skor Brighton & Hove Albion vs Aston Villa di Liga Inggris 2026/2027: Laga Berakhir Imbang!
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Groningen di Liga Belanda: Boeren Enggan Malu di Kandang!
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Atletico Madrid vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Los Rojiblancos Diunggulkan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Novel Baswedan Soroti Dugaan Kompromi Penyelidikan KPK di Kabupaten Bogor
Prediksi Skor Athletic Bilbao vs Sevilla di Liga Spanyol 2026/2027: Los Leones Diunggulkan Menang
Tak Hanya Jenderal TNI-Polri, Pengusaha Haji Isam Dikabarkan Dapat Tugas Tangani Karhutla di Kalsel
