
Tim SAR Gabungan mengevakuasi 1 dari 6 jenazah korban kecelakaan Pesawat ATR 42-500 pada Kamis (22/1). (TNI)
JawaPos.com - Dengan berakhirnya proses identifikasi jenazah korban kecelakaan Pesawat ATR 42-500 pada Sabtu (24/10), Basarnas secara resmi menutup operasi SAR yang sudah berlangsung sejak pekan lalu (17/1). Bersama seluruh unsur SAR yang terlibat dalam misi kemanusiaan itu, Basarnas melaksanakan doa bersama.
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii memimpin langsung doa bersama tersebut. Dia menyampaikan bahwa rangkaian operasi SAR yang berlangsung selama 7 hari dapat dituntaskan berkat kerja sama dan kerja keras semua pihak.
Perwira tinggi bintang tiga TNI AU itu pun mengungkapkan bahwa doa bersama dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan terhadap seluruh korban. Selain itu, doa bersama menjadi refleksi atas tugas kemanusiaan yang telah dilaksanakan di medan yang berat dan penuh tantangan.
”Berkat doa dari keluarga korban dan doa dari seluruh Tim SAR Gabungan, hari ini Operasi SAR pesawat ATR 42-500 kami nyatakan selesai dan ditutup. Tugas ini adalah tugas kemanusiaan, dan apa yang telah dilakukan di lapangan tidak bisa diukur dengan angka,” kata Syafii.
Menurut dia, selama operasi SAR berlangsung semua upaya pencarian, evakuasi, dan penanganan korban dilakukan sebaik mungkin. Itu merupakan wujud panggilan kemanusiaan yang dijalankan dengan penuh keikhlasan, dedikasi, serta tanggung jawab oleh seluruh unsur yang terlibat.
”Semua yang telah dilakukan ini dapat berlangsung berkat soliditas dan sinergi yang sangat kuat di lapangan. Tidak ada satu pun unsur yang bekerja sendiri. Semua bergerak sebagai satu tim, satu tujuan, dan satu rasa kemanusiaan,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Syafii juga menyampaikan apresiasi dan rasa hormat mendalam kepada seluruh personel Tim SAR Gabungan. Baik yang berasal dari unsur darat, udara, laut, maupun instansi pendukung lain seperti Polri, pemadam kebakaran, pemerintah daerah, masyarakat, dan relawan.
”Hormat saya dan saya bangga kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam operasi SAR ini. Pengabdian dan kerja keras rekan-rekan semua menjadi bukti nyata hadirnya negara dalam tugas kemanusiaan,” pungkasnya.
Selain menemukan dan mengevakuasi 10 jenazah korban, Tim SAR Gabungan juga berhasil mengevakuasi beberapa barang pribadi milik korban. Selain itu bagian penting pesawat yang dibutuhkan untuk proses investigasi kecelakaan seperti black box juga sudah ditemukan.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
