
Serpihan pesawat ATR 42-500 ditemukan Tim Basarnas Gabungan di lereng puncak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. (Basarnas)
JawaPos.com - Dari total 10 korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), baru ada 2 jenazah korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan. Dengan fakta temuan sejauh ini, Basarnas mengungkap kecil kemungkinan ada korban selamat dari kecelakaan tersebut.
Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menyampaikan bahwa semua pihak berharap ada mukjizat sehingga Tim SAR Gabungan untuk menemukan korban selamat. Namun, kecil kemungkinan ada korban selamat. Apalagi bila melihat lokasi kecelakaan dan kondisi pesawat sudah tercerai-berai.
”Tidak ada (korban selamat). Saya sampaikan kita masih tetap mengharapkan ada mukjizat, ada korban yang bisa kami selamatkan dalam kondisi hidup,” harapnya.
Meski kecil kemungkinannya, Syafii menyampaikan bahwa itu pernah terjadi dalam kecelakaan pesawat lain. Saat itu, kondisi pesawat juga sudah tercerai-berai, namun salah satu korban terlempar hingga mati suri dan ditemukan hidup beberapa hari setelah kecelakaan.
”Pernah itu kejadian ada pesawat crash kemudian kondisinya sama terburai pesawatnya. Tapi, ternyata ada penumpang yang terlempar kemudian mati suri, beberapa hari ditemukan dalam kondisi hidup,” ujarnya.
Perwira tinggi bintang tiga TNI AU itu mengakui bahwa hari ini adalah hari keempat operasi SAR berlangsung di Gunung Bulusaraung. Sepanjang operasi SAR tersebut, cuaca buruk menyertai perjuangan Tim SAR Gabungan. Meski begitu, seluruh personel yang terlibat tetap bekerja keras untuk mencari, menemukan, dan mengevakuasi korban.
”Jadi, kami akan berupaya untuk melaksanakan pencarian korban. Sambil kami mengumpulkan puing-puing untuk nanti diserahkan kepada KNKT,” kata dia.
Kecelakaan pesawat tersebut terjadi pada Sabtu (17/1). Saat itu, pesawat yang disewa oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) itu tengah dalam penerbangan dengan rute Yogyakarta-Makassar. Kecelakaan terjadi siang hari, beberapa saat setelah pesawat dinyatakan hilang kontak.
Secara keseluruhan ada 10 korban yang on boar dalam pesawat tersebut. Terdiri atas 7 orang kru, termasuk pilot dan kopilot. Kemudian 3 orang pegawai KKP yang tengah melaksanakan tugas dalam penerbangan tersebut. Basarnas memastikan akan terus berusaha mencari seluruh korban bersama Tim SAR Gabungan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
