
Ilustrasi Strategi Membangun Keberanian Anak Hadapi Bullying (gpointstudio/freepik)
JawaPos.com - Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) bersama Densus 88 Antiteror mengungkap fakta baru. Pelaku ledakan SMAN 72 Jakarta yang masih duduk di bangku sekolah tergabung dalam komunitas bernama True Crime Community (TCC).
Dalam komunitas yang tersebar di puluhan grup itu juga terdeteksi keberadaan puluhan anak lainnya. Mereka terpapar konten kekerasan. Berdasar data, sebanyak 70 anak usia 11-18 tahun terpapar konten kekerasan tersebar di beberapa daerah.
Rinciannya sebanyak 15 anak di Jakarta, 12 anak di Jabar, 11 anak di Jatim, 9 anak di Jateng, 3 anak di Kalsel, 2 di Bali, 2 di Sumsel, 2 di Banten, 2 di Kalbar, 2 di Kalteng, dan 2 di Sultra. Sisanya masing-masing 1 anak di Lampung, Jogjakarta, NTT, Aceh, Sumut, Kepri, Riau, dan Sulteng.
"Perkembangan propaganda melalui media sosial, baik dalam bentuk video pendek, animasi, meme, hingga musik yang dikemas secara menarik dapat membangkitkan semangat untuk menjadikan ideologi paham ekstremisme sebagai inspirasi," kata Juru Bicara (Jubir) Densus 88 Antiteror Polri Kombes Mayndra Eka Wardhana, Kamis (8/1).
Sebanyak 27 grup di berbagai media sosial terdeteksi menyebarkan paham ekstremisme. Puluhan grup itu membuat 70 anak-anak terpapar konten kekerasan. Bahkan ada yang terinspirasi seperti pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta beberapa waktu lalu. Untuk itu, para orang tua diminta lebih waspada.
Puluhan grup itu ditemukan berdasar pendalaman Polri pada 2025-2026. Demikian pula 70 anak yang terpapar konten kekerasan dari puluhan grup tersebut. Semua terdeteksi dari langkah-langkah kepolisian yang dilakukan sejak tahun lalu.
Sebagai bagian dari upaya pencegahan, polisi mengungkap daftar 27 komunitas yang termasuk dalam TCC sebagai berikut.
1. TCC Community
2. True Crime Community
3. TCCland Under Akmal
4. Fuck TCC
5. TCC
6. WAG TCC Reborn
7. WAG TCC Universe
8. WAG Area TCC

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
