
Petugas medis mengambil sampel usap rapid test antigen wisatawan yang akan menuju ke Puncak di halaman Masjid Harakatul Jannah, Gadog, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat, (25/12/2020). Wisatawan yang tidak dapat menunjukkan hasil negatif rapid test antige
JawaPos.com – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dan Wakil Menkes Dante Saksono Harbuwono kemarin (25/12) mengunjungi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Mereka ingin memastikan kesiapan RS tersebut dalam menghadapi kemungkinan lonjakan kasus pasitif Covid-19 pascalibur panjang Natal dan tahun baru.
Budi berpesan, perayaan Natal harus tetap memperhatikan protokol kesehatan. ’’Harus pastikan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,’’ ucapnya.
Dia juga meminta ada penambahan tempat tidur di ruang isolasi maupun ICU. Pascalibur panjang, biasanya kenaikan kasus mencapai 40 persen. ’’Di RSCM tempat ada, tinggal ditambah bed,’’ ujarnya. Penambahan bisa sekitar 100 tempat tidur.
Baca juga: Budi Gunadi Sadikin Jadi Menteri Kesehatan untuk Benahi JKN
Selain RSCM, optimalisasi dilakukan di RSUD, RS swasta, maupun RS rujukan baru. Secara keseluruhan, ada penambahan 740 tempat tidur baru untuk ruang ICU dan isolasi RS vertikal milik Kemenkes.
Kemenkes telah menyediakan anggaran bagi RS untuk pengadaan obat, alat kesehatan, dan alat pelindung diri (APD). Obat-obatan juga telah disalurkan kepada 34 dinas kesehatan provinsi dan 852 RS. Berdasar perhitungan RS, persediaan obat-obatan saat ini masih cukup untuk kebutuhan selama tiga bulan ke depan. ’’Yang critical bukan ruangan, melainkan jumlah perawat,’’ tutur Budi. Meski demikian, dia menegaskan bahwa sejauh ini okupansi tempat tidur, tenaga kesehatan, obat, dan alat kesehatan masih memenuhi.
Baca juga: Saran Pengamat Kesehatan untuk Menkes Budi Gunadi
Dia juga menekankan pentingnya memastikan seluruh tenaga kesehatan (nakes) terlindungi dengan baik. Mulai mencukupi asupan gizi sampai memastikan nakes tidak kelelahan. ’’Tenaga kesehatan adalah garda terdepan yang saya ingin pastikan kita maksimalkan perlindungannya,’’ tuturnya.
Dia juga menegaskan bahwa penanganan Covid-19 tak bisa dilakukan Kemenkes saja. Masyarakat harus ikut terlibat.
Terkait dengan mutasi virus, Budi mengatakan sudah mendengar hal tersebut. Dia telah meminta para pakar untuk mempelajari. ’’Harus ada kajian scientific,’’ ujarnya. Dia meminta jajarannya untuk berkoordinasi dengan ahli mikrobiologi.
Pada kesempatan yang sama, Dante menjelaskan bahwa lonjakan kasus pascalibur panjang tak bisa dihindari. Yang menjadi fokus pemerintah adalah mengurangi angka kematian.
Perlu diketahui, dalam tiga hari terakhir, angka kematian meningkat. Pada Rabu (23/12) angka kematian akibat Covid-19 mencapai 151 orang. Sehari setelahnya, jumlahnya meningkat menjadi 181 orang. Kemarin jumlah orang yang meninggal menjadi 258 orang.
Dokter spesialis penyakit dalam itu juga menjelaskan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi untuk mencukupi kebutuhan tenaga perawat. RSCM, misalnya, akan menerapkan skema relawan perawat. ’’Dengan model ini, kebutuhan akan cepat terpenuhi,’’ ujarnya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=nyFh3VsCivA

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
