
Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melepas Kapal ADRI XLIX dari Jakarta ke Sumatera. Kapal itu membawa bantuan untuk korban terdampak bencana alam. (Syahrul)
JawaPos.com - TNI AD sudah menuntaskan pembangunan 12 jembatan bailey di lokasi terdampak bencana alam di Sumatera. Baik di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), maupun Sumatera Barat (Sumbar). Untuk mengejar target pembangunan 42 jembatan bailey pada Januari 2026, hari ini (31/12) Angkatan Darat kembali mengirim 2 set jembatan bailey dari Jakarta.
Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa melepas pengiriman 2 set jembatan bailey tersebut dari Dermaga Satangair Pusbekangad, Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut). Bantuan tersebut dikirim ke Sumatera menggunakan kapal angkut milik TNI AD, Kapal ADRI XLIX. Dalam sepekan, kapal itu dijadwalkan sudah tiba di Aceh.
”Ini kapal yang keenam kami berangkatkan, dan hari ini akan berangkat diperkirakan sampai di Belawan, Medan tanggal 5 dan tanggal 6 sampai di Aceh,” kata dia.
Pengiriman jembatan bailey tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas TNI AD dalam penanggulangan bencana alam di Sumatera. Sesuai dengan arahan dari Presiden Prabowo Subianto, Angkatan Darat mendapat tugas khusus untuk memulihkan jembatan-jembatan yang rusak. Tugas itu diserahkan oleh presiden kepada Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
”Sesuai dengan perintah dari bapak presiden kepada bapak Kepala Staf Angkatan Darat, Angkatan Darat fokus dalam penanganan (bencana alam di Sumatera), khususnya di jembatan,” ungkap Saleh.
Dengan tambahan 2 set jembatan bailey, nantinya akan ada 14 jembatan bailey terpasang di 3 provinsi terdampak bencana alam di Sumatera. Tidak sampai di situ, Angkatan Darat berniat terus menambah jumlah jembatan bailey sampai menyentuh angka 42 unit pada Januari 2026. Karena itu, distribusi material untuk pembangunan jembatan tersebut terus dilakukan.
”Semuanya ada 42 jembatan yang kami rencanakan. Kami berharap dengan percepatan distribusi akan mendorong percepatan penyelesaian pembangunan jembatan di sana,” terang dia.
Perwira tinggi TNI AD dengan tiga bintang di pundak itu menambahkan, Kapal ADRI XLIX yang bertolak dari Jakarta hari ini tidak hanya membawa 2 set jembatan bailey. Kapal itu turu mengangkut bantuan lain seperti jembatan aramco, hunian sementara (huntara), alat penjernih air, dan bantuan-bantuan lain yang masih dibutuhkan oleh korban terdampak bencana alam.
”Kami tetap melakukan dukungan-dukungan dari pusat ke lokasi (terdampak bencana alam) dengan menggunakan alutsista yang kami miliki semaksimal mungkin,” imbuhnya.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
