Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 23 Juli 2026 | 16.52 WIB

Resmi Tandatangani Kontrak Pengadaan Selusin Pesawat Tempur dari Italia, Kemhan: Prioritas untuk Cetak Pilot TNI

Indonesia telah menandatangani kontrak pengadaan pesawat tempur dari perusahaan Italia, Leonardo. (aeronautics.leonardo.com) - Image

Indonesia telah menandatangani kontrak pengadaan pesawat tempur dari perusahaan Italia, Leonardo. (aeronautics.leonardo.com)

JawaPos.com - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan (Kemhan) baru saja menandatangani kontrak pengadaan 12 pesawat tempur ringan multi peran dari Italia. Kerja sama pengadaan dilakukan bersama pabrikan alat utama sistem persenjataan (alutsista), Leonardo, untuk mendatangkan selusin M-364.

Penandatanganan kerja sama belanja sistem persenjataan untuk TNI AU itu berlangsung pada Selasa (21/7) di Jakarta. Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal M. Tonny Harjono menyaksikan penandatanganan tersebut.

Saat dihubungi pada Kamis (23/7), Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menyampaikan bahwa instansinya melaksanakan pengadaan alutsista berdasarkan kebutuhan operasional TNI.

”Dengan mempertimbangkan kesiapan personel, keberlanjutan dukungan logistik, serta penguatan kemampuan industri pertahanan nasional,” kata Rico.

Berkaitan dengan pengadaan selusin pesawat tempur dari Italia, jenderal bintang satu TNI AD itu menyebut, saat ini ada kebutuhan pengadaan pesawat latih. Sebab, TNI AU perlu mempercepat pencetakan pilot. Khususnya pilot untuk pesawat tempur berteknologi modern.

”Terkait pengadaan pesawat latih, kebutuhan tersebut menjadi salah satu prioritas untuk mendukung percepatan pencetakan pilot TNI, khususnya TNI Angkatan Udara, seiring akan hadirnya berbagai pesawat tempur, pesawat angkut, dan helikopter berteknologi modern,” jelasnya.

Leonardo M-364 dinilai sebagai platform yang tepat untuk menunjang pelatihan bagi para pilot Angkatan Udara. Utamanya untuk mempersiapkan dan mempercepat proses adaptasi para pilot terhadap teknologi pesawat generasi terbaru yang terus didatangkan oleh Indonesia.

”Sehingga proses transisi menuju pengoperasian alutsista modern dapat berjalan lebih efektif dan optimal,” harapnya.

Rico menekankan, secara prinsip, pengadaan alutsista tersebut juga diarahkan untuk manfaat jangka panjang melalui dukungan pemeliharaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), serta penguatan kemampuan industri pertahanan dalam negeri sesuai ketentuan yang berlaku.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore