
Indonesia telah menandatangani kontrak pengadaan pesawat tempur dari perusahaan Italia, Leonardo. (aeronautics.leonardo.com)
JawaPos.com - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pertahanan (Kemhan) baru saja menandatangani kontrak pengadaan 12 pesawat tempur ringan multi peran dari Italia. Kerja sama pengadaan dilakukan bersama pabrikan alat utama sistem persenjataan (alutsista), Leonardo, untuk mendatangkan selusin M-364.
Penandatanganan kerja sama belanja sistem persenjataan untuk TNI AU itu berlangsung pada Selasa (21/7) di Jakarta. Presiden Prabowo Subianto bersama Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal M. Tonny Harjono menyaksikan penandatanganan tersebut.
Saat dihubungi pada Kamis (23/7), Kepala Biro Informasi Pertahanan (Infohan) Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemhan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait menyampaikan bahwa instansinya melaksanakan pengadaan alutsista berdasarkan kebutuhan operasional TNI.
”Dengan mempertimbangkan kesiapan personel, keberlanjutan dukungan logistik, serta penguatan kemampuan industri pertahanan nasional,” kata Rico.
Berkaitan dengan pengadaan selusin pesawat tempur dari Italia, jenderal bintang satu TNI AD itu menyebut, saat ini ada kebutuhan pengadaan pesawat latih. Sebab, TNI AU perlu mempercepat pencetakan pilot. Khususnya pilot untuk pesawat tempur berteknologi modern.
”Terkait pengadaan pesawat latih, kebutuhan tersebut menjadi salah satu prioritas untuk mendukung percepatan pencetakan pilot TNI, khususnya TNI Angkatan Udara, seiring akan hadirnya berbagai pesawat tempur, pesawat angkut, dan helikopter berteknologi modern,” jelasnya.
Leonardo M-364 dinilai sebagai platform yang tepat untuk menunjang pelatihan bagi para pilot Angkatan Udara. Utamanya untuk mempersiapkan dan mempercepat proses adaptasi para pilot terhadap teknologi pesawat generasi terbaru yang terus didatangkan oleh Indonesia.
”Sehingga proses transisi menuju pengoperasian alutsista modern dapat berjalan lebih efektif dan optimal,” harapnya.
Rico menekankan, secara prinsip, pengadaan alutsista tersebut juga diarahkan untuk manfaat jangka panjang melalui dukungan pemeliharaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), serta penguatan kemampuan industri pertahanan dalam negeri sesuai ketentuan yang berlaku.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Nathalie Holscher-Aripat Menikah, Sule Titip Pesan untuk Adzam, Balasan Nathalie Jadi Sorotan
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Analis Ungkap Strategi Iran Pilih Sasar Negara Teluk Tanpa Serang Kapal Induk AS
