
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto menyikapi soal pemindahan 1.880 narapidana ke Lapas Nusakambangan di kantor Kementerian Imipas, Jakarta, Senin (29/12) (Muhamad Ridwan/JP)
JawaPos.com – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto berharap langkah pemindahan ribuan narapidana berisiko tinggi ke Lapas Nusakambangan dapat menghentikan peredaran narkoba yang dikendalikan dari dalam lembaga pemasyarakatan (Lapas). Sejauh ini, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) telah memindahkan 1.8880 narapidana dari berbagai Lapas di Indonesia ke Nusakambangan.
Menurutnya, ribuan narapidana yang dipindahkan dinilai memiliki risiko tinggi karena terlibat dalam jaringan peredaran narkotika maupun kejahatan lain yang masih beroperasi dari balik jeruji.
“Tadi sudah saya sampaikan kepada Bapak Sekjen bahwa lebih dari 1.880 orang kami pindahkan ke Nusa Kambangan. Ini mereka-mereka yang berisiko tinggi, menjadi bagian dari peredaran narkotika dari dalam Lapas, termasuk pelaku-pelaku penipuan yang ada di Lapas," kata Agus Andrianto ditemui di kantor Kementerian Imipas, Jakarta, Senin (29/12).
Agus menjelaskan, proses pemindahan ribuan narapidana tersebut bukan perkara mudah. Namun, langkah ini dinilai perlu dilakukan sebagai bagian dari upaya serius pemerintah dalam membersihkan lapas dari praktik kejahatan terorganisasi.
“Ini bukan pekerjaan mudah memindahkan 1.800 lebih orang itu tidak mudah ke Nusakambangan. Namun dalam pelaksanaan penegakan hukum yang dilaksanakan oleh Kepolisian maupun BNN kan dinamikanya jalan terus," ujarnya.
Ia menekankan, dinamika penegakan hukum membuat jumlah penghuni Lapas terus berubah. Penangkapan terhadap pengedar dan pelaku kejahatan narkotika terus dilakukan, sehingga selalu ada napi baru yang masuk ke dalam sistem pemasyarakatan.
“Mereka menangkap pengedar dan pelaku selama periode mereka berjalan, sehingga di dalam Lapas selalu ada yang baru. Sehingga ini dinamikanya juga akan terus begitu," tuturnya.
Meski demikian, Agus menegaskan komitmen Kementerian Imipas untuk terus melakukan langkah penindakan secara berkelanjutan. Tidak hanya menyasar narapidana, tetapi juga oknum pegawai lapas yang terbukti melakukan pelanggaran.
“Namun tadi yang sudah kami sampaikan bahwa kita punya komitmen untuk terus melakukan upaya penindakan bukan hanya kepada mereka, tapi kepada pegawai yang melakukan penyimpangan juga kita lakukan tindakan tegas," urainya.
Lebih lanjut, Agus menekankan bahwa pemindahan napi berisiko tinggi dan penindakan tegas terhadap oknum internal dapat memberikan dampak signifikan terhadap penurunan peredaran narkoba di dalam Lapas.
“Ini mudah-mudahan ini akan mengurangi. Saya yakin ini juga sudah banyak berkuranglah," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022