
Presiden Prabowo Subianto. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com – Sepanjang 2025, isu reshuffle Kabinet Merah Putih pada awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menjadi salah satu narasi politik yang paling konsisten mewarnai ruang publik. Wacana perombakan kabinet tersebut terus bergulir seiring dinamika internal pemerintahan dan ekspektasi publik terhadap kinerja para menteri.
Sejak awal masa pemerintahan, reshuffle telah hadir sebagai topik yang mengiringi langkah-langkah konsolidasi kekuasaan Presiden Prabowo. Selama satu tahun terakhir, tidak ada pernyataan resmi jika hendak melakukan reshuffle kabinet.
Namun, hanya dasi biru muda yang menjadi simbol bagi tamu yang datang ke Istana Negara. Simbol tersebut memberikan sinyal bahwa Presiden Prabowo akan merombak jajaran menteri Kabinet Merah Putih.
Reshuffle dilakukan seiring berjalannya waktu, terutama ketika publik mulai menilai sejauh mana janji politik dan program prioritas mampu diwujudkan oleh kabinet yang dibentuk dengan dukungan koalisi besar
Dalam konteks ini, reshuffle kabinet tak lagi dipandang semata sebagai perombakan posisi menteri. Lebih dari itu, reshuffle dimaknai sebagai simbol arah, gaya, dan watak kepemimpinan Prabowo di tahun pertamanya memimpin Indonesia.
Prabowo Subianto melakukan reshuffle kabinet pertamanya pada 19 Februari 2025. Dalam perombakan awal pemerintahan tersebut, Presiden mengganti Menteri Pendidikan, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Soemantri Brodjonegoro, dengan Brian Yuliarto yang sebelumnya menjabat Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi Institut Teknologi Bandung (ITB).
Pergantian ini dipandang sebagai langkah strategis Presiden Prabowo untuk meningkatkan kualitas serta kinerja sektor pendidikan nasional, khususnya dalam penguatan riset dan inovasi yang menjadi salah satu agenda prioritas pemerintahan.
Sebelum reshuffle dilakukan, Soemantri Brodjonegoro sempat menghadapi dinamika internal di kementeriannya. Pada pertengahan Januari 2025, ratusan pegawai menyampaikan protes terhadap kepemimpinannya, yang kemudian memicu sorotan publik terhadap kinerja kementerian tersebut.
Dinamika internal tersebut pada akhirnya berujung pada keputusan Presiden Prabowo untuk mencopot Soemantri dari jabatannya. Brian Yuliarto kemudian ditunjuk untuk melanjutkan kepemimpinan Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi hingga akhir masa jabatan periode 2024–2029.
Pelantikan Brian Yuliarto sebagai Mendiktisaintek digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 19 Februari 2025. Penunjukan akademisi berlatar riset itu juga dibaca sebagai sinyal penekanan pemerintah terhadap penguatan sains, teknologi, dan inovasi di tahun pertama pemerintahan Prabowo.
Selain melantik Brian Yuliarto, Prabowo juga melantik Muhammad Yusuf Ateh sebagai Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Agustina Arumsari sebagai Wakil Kepala BPKP.
Bersamaan dengan itu, Prabowo juga melantik Amalia Adininggar Widyasanti sebagai Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), serta Sonny Harry Budiutomo menjadi Wakil Kepala BPS.
Reshuffle kabinet kedua dilakukan Presiden Prabowo Subianto pada 8 September 2025. Dalam perombakan ini, Prabowo mengambil langkah yang dinilai signifikan dengan menggeser posisi Menteri Keuangan yang sebelumnya dijabat Sri Mulyani dan menunjuk Purbaya Yudhi Sadewa sebagai penggantinya.
Sepak terjang Purbaya pun langsung menjadi sorotan di awal kepemimpinannya. Sikap ceplas-ceplosnya membuat dia mendapat julukan menteri koboi.
Pergantian di pos strategis keuangan negara tersebut menjadi sorotan utama publik, mengingat Kementerian Keuangan memegang peran sentral dalam menjaga stabilitas fiskal, pengelolaan APBN, serta pembiayaan program-program prioritas pemerintahan.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
