Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 Desember 2025 | 02.41 WIB

Penyeberangan Merak–Bakauheni Lancar, H+2 Natal Kendaraan yang Menyebrang Didominasi Roda Empat Capai 3.998 Unit

Penyeberangan di Merak-Bakauheni. - Image

Penyeberangan di Merak-Bakauheni.

JawaPos.com — Di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat jelang pergantian tahun, layanan penyeberangan Merak–Bakauheni yang menjadi jalur ferry tersibuk di Indonesia terpantau berjalan aman, lancar, dan terkendali.

Berdasarkan data operasional PT ASDP Indonesia Ferry pada H+2 Natal, arus kendaraan terpantau mengalir stabil tanpa penumpukan signifikan. Kondisi ini menandai kesiapan layanan dalam menghadapi puncak arus libur Tahun Baru 2026.

Di sisi lain, dari pemantauan Posko Merak menunjukkan pergerakan kendaraan dari Jawa menuju Sumatera masih didominasi kendaraan roda empat dan bus. Pola ini mencerminkan perjalanan keluarga dan rombongan wisata yang memilih berangkat lebih awal guna menghindari kepadatan pada hari puncak.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan peningkatan tersebut masih berada dalam koridor aman. Adapun secara agregat, trafik tercatat meningkat 2,6 persen dan diperkirakan terus bergerak hingga akhir Desember.

“Sebagai jalur penyeberangan tersibuk nasional, Merak–Bakauheni kami pastikan tetap terkendali. Puncak arus mudik libur Tahun Baru diprediksi terjadi pada 30–31 Desember 2025, namun seluruh skema operasional telah disiapkan agar layanan berjalan lancar dan tertib,” ujar Heru dalam keterangannya, Minggu (28/12).

Lebih rinci, ia membeberkan bahwa Data Posko Merak mencatat, pada H+2 Natal jumlah kendaraan roda empat yang menyeberang dari Jawa menuju Sumatera mencapai 3.998 unit, naik 0,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 3.980 unit.

"Sementara itu, jumlah bus tercatat 357 unit atau meningkat 2,6 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 348 unit," lanjutnya.

Sementara itu, General Manager ASDP Cabang Merak, Umar Imran Batubara, menyampaikan bahwa berdasarkan pantauan dari Pelabuhan Bakauheni, arus kendaraan dari Sumatera menuju Jawa menunjukkan dinamika berbeda.

Menurutnya, kendaraan roda dua masih mendominasi dengan lonjakan signifikan. Tercatat 1.459 unit sepeda motor menyeberang pada H+2, meningkat 67,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 872 unit.

Adapun kendaraan roda empat tercatat sebanyak 3.460 unit, mencerminkan arus balik bertahap yang masih terkendali. Untuk kendaraan logistik dan angkutan umum, Posko Bakauheni mencatat 2.770 unit truk menyeberang dari Sumatera ke Jawa.

"Angka tersebut naik 1,7 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 2.724 unit. Sementara jumlah bus mencapai 351 unit atau meningkat 3,2 persen dari realisasi tahun lalu sebanyak 340 unit," ungkap Umar.

Di sisi lain, secara keseluruhan, total kendaraan dari Sumatera menuju Jawa pada H+2 Natal tercatat 8.040 unit atau meningkat 8,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Mengantisipasi potensi lonjakan menjelang malam Tahun Baru, ASDP telah menyiapkan berbagai skema antisipasi, termasuk pengaktifan buffer zone dan delaying system di sejumlah titik strategis menuju Pelabuhan Merak dan Bakauheni.

ASDP juga mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan dengan baik, membeli tiket melalui kanal resmi, serta datang ke pelabuhan sesuai jadwal keberangkatan.

"Dengan kesiapan tersebut, layanan penyebrangan Merak-Bakauheni diharapkan tetap berjalan aman, lancar dan terkendali hingga puncak libur akhir tahun," tukasnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore