
Sejumlah relawan tenaga kesehatan diberangkat ke daerah bencana banajir di Aceh di Terminal 3, Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (20/12/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno kembali bertolak ke Aceh untuk meninjau penanggulangan bencana alam di Sumatera.
Melalui konferensi pers yang disampaikan secara dalam jaringan (daring), Kamis (25/12), Pratikno menyampaikan 6 langkah prioritas yang sudah dan terus dilakukan oleh pemerintah.
Pertama berkaitan dengan hunian sementara (huntara)dan hunian tetap. Menurut dia pembangunan huntara di beberapa titik terus berprogres.
Misalnya di Sumatera Barat (Sumbar), pembangunan huntara sudah berlangsung di 6 kabupaten dan kota. Kemudian di Sumut sudah ada 3 kabupaten dan kota yang memulai pembangunan huntara.
”Sedangkan di Aceh yang benar-benar sudah mulai jalan (itu ada) di satu kabupaten dan kota, kabupaten lain dalam proses persiapan dan percepatan. Jadi, salah satu tantangan yang dihadapi untuk percepatan ini adalah penyiapan lahan,” kata Pratikno.
Untuk itu, pemerintah daerah menyiapkan lahan dengan cepat agar instansi terkait segera memulai pembangunan huntara.
Bersamaan dengan itu, Pratikno mengungkapkan bahwa pembangunan hunian tetap juga dilakukan oleh pemerintah.
Hunian tetap diperuntukan bagi warga yang pemukimannya harus direlokasi dan hunian tetap mandiri yang dibangun di lahan milik warga terdampak bencana.
Kedua terkait dengan konektivitas dan transportasi. Secara keseluruhan, Pratikno memastikan bahwa dari total 81 ruas jalan nasional yang terdampak di Aceh, Sumut, dan Sumbar, sebanyak 72 ruas atau hampir 90 persen sudah kembali berfungsi.
Meski demikian masih ada beberapa ruas jalan yang masih dalam proses percepatan penanganan.
”Ini terus dipercepat pengerjaannya, tidak ada berhentinya agar konektivitas dan distribusi logistik serta akses layanan darurat bisa semakin lancar,” kata dia.
Ketiga terkait pemulihan layanan kesehatan dasar. Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan bantuan warga, relawan, serta personel dari TNI-Polri terus mempercepat pemulihan rumah sakit di wilayah terdampak.
Selain itu, pemulihan puskesmas juga dilakukan. Prinsipnya seluruh rumah sakit pemerintah sudah beroperasi meski ada yang belum maksimal.
”Ratusan puskesmas juga telah aktif kembali dan terus ditingkatkan layanannya. Terima kasih kepada ratusan dokter relawan dari berbagai perguruan tinggi, dari organisasi sosial yang bersedia berjibaku di lapangan, di pengungsian, hadir melayani masyarakat. Ini sangat membantu penyediaan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak,” ucap Pratikno.
Keempat terkait distribusi bantuan. Dia memastikan bahwa stok logistik memadai, bahkan berlimpah di beberapa titik utama.

Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Laga Hidup-Mati, Siapa Bertahan dari Jurang Eliminasi?
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
Prediksi Skor Argentina vs Austria di Piala Dunia 2026: Menantikan Sihir Lionel Messi Hadapi Das Team
Prediksi Skor Prancis vs Irak di Piala Dunia 2026: Kylian Mbappe Siap Mengamuk Kalahkan Singa Mesopotamia
