Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid di Kantor Komdigi, Jakarta Pusat, Kamis (17/4). (Nanda Prayoga/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pemerintah mencatat capaian besar dalam penanganan praktik judi online di Indonesia. Berdasarkan laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), aktivitas transaksi judi online sepanjang 2025 mengalami penurunan tajam.
Sejak awal tahun hingga kuartal III 2025, total perputaran dana judi online tercatat sebesar Rp155 triliun. Angka tersebut merosot sekitar 57 persen dibandingkan capaian sepanjang 2024.
Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid menilai penurunan tersebut menjadi bukti konkret keseriusan pemerintah dalam melindungi masyarakat dari dampak negatif judi online, baik secara sosial maupun ekonomi.
“Ini adalah capaian kolektif pemerintah dan masyarakat, menunjukkan juga negara hadir secara serius untuk melindungi masyarakat, terutama kelompok rentan, dari jeratan judi online,” jelas Menkomdigi Meutya Hafid di Jakarta, Rabu (17/12).
Menurut Meutya, data yang dipublikasikan PPATK sekaligus mengonfirmasi efektivitas langkah-langkah pemerintah dalam menekan praktik judi online di Indonesia.
“Data PPATK menjadi indikator yang sangat kredibel bahwa kebijakan pengawasan, pemutusan akses hingga penegakan hukum yang dilakukan pemerintah berjalan efektif dan terukur,” tegasnya.
Ia menegaskan, pemerintah tidak akan berhenti pada capaian saat ini dan akan terus meningkatkan pengawasan serta penindakan terhadap seluruh bentuk aktivitas judi online.
“Pada prinsipnya, kami akan terus mempersempit ruang gerak pelaku, baik dari sisi konten, infrastruktur digital, maupun aliran dananya,” ujarnya.
Meutya juga menyampaikan bahwa Kementerian Komunikasi dan Digital secara berkelanjutan melakukan pemblokiran terhadap konten dan situs judi online yang beroperasi di ruang digital nasional.
“Setiap laporan masyarakat dan temuan sistem kami tindaklanjuti secara cepat sebagai bagian dari komitmen menjaga ruang digital yang aman dan sehat,” tandasnya.
Sebelumnya, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengungkapkan bahwa total perputaran dana judi online sepanjang 2025 mencapai Rp155,4 triliun. Nilai tersebut turun signifikan dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp359,8 triliun.
Selain itu, PPATK juga mencatat penurunan tajam jumlah pemain judi online. Pada 2025, jumlah pemain tercatat sebanyak 3,1 juta orang, atau turun 68,32 persen dibandingkan 9,7 juta pemain pada tahun sebelumnya.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
