Kawasan Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Provinsi Riau sangat memprihatinkan. Pasalnya, kawasan hutan di sana tinggal 24 persen.
JawaPos.com - Petugas Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) kembali menemukan ranjau paku yang ditebar di kawasan hutan konservasi Kabupaten Pelalawan, Riau. Mereka menduga aksi tersebut sebagai bentuk sabotase yang mengancam keselamatan satwa dilindungi maupun petugas patroli.
Temuan ranjau paku itu tersebar di jalur yang kerap dilalui gajah Sumatera serta kendaraan patroli. Pihak pengelola menilai aksi ini bukan kejadian pertama dan berpotensi sengaja dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab, untuk mencederai satwa liar.
"Di sini, kami menemukan ranjau paku yang di taruh di jalan area patroli,” ujar seorang petugas dalam unggahan di Instagram @btn_tessonilo, dikutip Selasa (16/12).
Petugas itu menegaskan, ranjau paku tersebut diduga kuat sebagai bentuk perlawanan terhadap upaya perlindungan hutan.
“Ini bentuk sabotase, padahal tujuan kita hanya untuk bumi ini menjadi lebih baik,” tambahnya.
Dalam unggahan yang sama, pihak TNTN juga menggambarkan beratnya tantangan menjaga kawasan hutan lindung di Sumatera. Saat menyusuri jalur patroli, polisi hutan kerap kembali menemukan ranjau paku yang sengaja ditebar.
“Perjuangan menjaga hutan ini selalu menghadapi tantangan berat,” tulis pihak TNTN.
Ranjau paku itu dinilai membahayakan banyak pihak, mulai dari petugas lapangan hingga satwa liar yang melintas.
“Bisa mencelakai petugas, merusak kendaraan, bahkan membahayakan langkah teman-teman yang sedang menjalankan tugas,” sebut mereka.
Petugas TNTN menegaskan bahwa patroli dan perlindungan kawasan hutan dilakukan untuk memulihkan ekosistem yang rusak akibat pembabatan hutan secara masif, yang juga disebut menjadi salah satu pemicu bencana di Sumatera pada akhir November 2025.
“Padahal tujuan kami hanya untuk memulihkan hutan, menanam kembali, dan mengembalikan Tesso Nilo seperti sedia kala,” tulis pihak TNTN.
“Namun masih ada oknum-oknum yang berusaha menghalangi, bahkan mencederai perjuangan ini,” lanjutnya.
Hingga kini, pihak taman nasional mengakui menjaga kawasan konservasi bukan perkara mudah. Mereka pun berharap dukungan dan doa agar para petugas tetap aman dalam menjalankan tugas.
“Mohon doa agar teman-teman selalu diberi kesehatan, kekuatan, dan keselamatan dalam menjaga dan menyelamatkan kawasan Taman Nasional Tesso Nilo,” tandasnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
