Reza Reynanda (36) sosok dibalik lancarnya pengantaran makanan bergizi gratis (MBG) ke anak-anak sekolah di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. (Nanda Prayoga/JawaPos.com)
JawaPos.com - Reza Reynanda (36) sosok dibalik lancarnya pengantaran makanan bergizi gratis (MBG) ke anak-anak sekolah di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, sedang berada di balik kemudi mobil distribusi. Ia bukan sekadar sopir, melainkan bagian dari alur panjang yang memastikan ribuan anak sekolah mendapatkan makanan tepat waktu.
“Saya bagian distribusi, nyopir juga, sekaligus nata untuk dikirim ke mana. Di sini ada beberapa sekolah, jadi bisa diangkut beberapa sekolah,” ujarnya sambil tersenyum kecil saat ditemui JawaPos.com pada Selasa (9/12), seakan pekerjaannya adalah sesuatu yang sangat sederhana, padahal kenyataannya jauh lebih rumit.
Sejak dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kebayoran Lama berdiri, Reza memang sudah menjadi bagian di dalamnya. Setiap harinya, ia mengantar makanan ke berbagai sekolah, seperti PAUD, SD, SMP, hingga SMK. “Saya tadi ngantar Paud, SD, sama SMP, SMK Madrasah, ya. Diantaranya paling siang itu jam setengah 12.00 siang,” ucapnya.
Rutinitas itu tak pernah benar-benar sama. Ada hari ketika rute terasa ringan, cuaca yang tak menentu, atau jadwal sekolah yang berbeda-beda. Meskipun melelahkan, ada hal yang selalu membuatnya merasa dekat dengan pekerjaannya, yakni anak-anak. Terlebih ia bisa bertemu dengan keponakannya saat mengantarkan MBG.
“Senangnya ya pas ketemu anak-anak sekolah. Ya ada, kan. Antusiasnya di sekolah, anak kecil, terus ketemu ponakan di sekolah yang saya antar. Kebetulan rumah kan nggak jauh juga dari sini, kan. Jadi ya senang aja ketemu orang-orang sekitar. Saudara, anak-anak, teman,” ungkap dia.
Bahkan ia menceritakan momen menarik saat dirinya bertemu dengan anak-anak di sana. Sembari tersenyum lepas, ia menceritakan bahwa anak-anak sering menanyakan menu yang dibawakannya.
“Om masuknya apa? lauknya apa? hari ini om masuknya apa, paling sering ditanya itu. Hari ini menu apa, besok menu apa? gitu,” ceritanya sembari menirukan kalimat anak-anak yang bertemu dengannya.
Pertanyaan polos itu, baginya, adalah penyemangat. Seakan-akan ia sedang membantu keluarga besar, bukan hanya menjalankan tugas.
Namun, jalan distribusi tidak selalu mulus. Banyak orang mungkin mengira tugas Reza hanya mengantar makanan dari titik satu ke titik lainnya. Padahal di lapangan, ada tantangan yang bisa membuat seluruh alur kerja terganggu.
Sekolah-sekolah sering memiliki lahan parkir terbatas. Ketika ada acara, mobilnya tidak bisa masuk, harus menunggu lama. Akibatnya, proses berikutnya ikut terlambat.
“Ya hari apa ya, pas ketika ada satu sekolah yang nggak semuanya dapet parkiran, parkir mobil apalagi pas lagi ada acara kan itu sekolah. Terus kalau hujan juga ada beberapa sekolah yang nggak bisa parkiran, ada yang parkirannya pas-pasan,” ungkap dia.
“Terus kita pas mau ngambil sisa yang pas dibangun itu, nggak dapet parkiran, terus nunggu, telat. Kalau distribusinya telat kan otomatis yang nyuci omprengnya juga telat. Mereka pulang sampai tengah malam, tengah subuh gitu aja,” imbuh Reza.
Baginya, keterlambatan bukan hanya soal jadwal, tapi juga manusia lain yang terdampak. Sementara itu, cuaca pun kerap menjadi ujian tersendiri. Pernah suatu hari ia terjebak banjir saat hendak mengambil sisa ompreng.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
