
Banjir masih merendam wilayah Kabupaten Aceh Utara hingga hari ini Kamis (27/11). Sebanyak 130 gampang yang berada di 17 kecamatan terdampak. (BPBD Kab. Aceh Utara)
JawaPos.com – Tak ada ibu yang rela meninggalkan anaknya dalam situasi apa pun. Ungkapan itu benar-benar dibuktikan oleh Faridah, 32, warga Gampong Beuringen, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, yang mempertaruhkan nyawanya demi menyelamatkan dua buah hatinya saat banjir bandang menerjang pada Rabu (26/11) tengah malam lalu.
Di tengah air kecokelatan yang menerobos masuk dan merendam rumahnya, Faridah hanya memikirkan satu hal: memastikan keselamatan Ihzalul Farza, 9, putra sulungnya yang terbaring lemah dan tidak mampu berbicara akibat kecelakaan setahun lalu, serta sang adik, Michaila, 3, yang digendong erat dalam pelukannya.
Dibantu ibunya, Rosmiati, dan adiknya, Melisa, Faridah berjibaku melawan arus air bercampur lumpur. Mereka mengangkat dan menahan tubuh Farza, yang terbaring di atas kasur decubitus, agar tetap aman. Kondisi Farza yang kini menggunakan selang makan (NGT) membuat proses evakuasi jauh lebih sulit.
“Dek Farza kami angkat bersama-sama pakai fiber. Dia tidak bisa bergerak sama sekali,” ujar Faridah dengan suara terbata-bata mengenang malam itu.
Bagi warga Beuringen, banjir bukan hal baru. Namun kali ini, air datang sangat cepat dan jauh lebih tinggi dari sebelumnya. Lumpur menumpuk, listrik padam, dan rumah-rumah langsung terendam.
Faridah dan keluarganya bertahan sekitar 12 jam di tengah air yang terus naik, tanpa penerangan, sambil memegang kuat fiber tempat Farza terbaring. Mereka hanya bisa berharap ada pertolongan datang.
Doa itu akhirnya terjawab. Sekitar pukul 11.00 siang, pemuda desa datang mengevakuasi mereka. Kini keluarga Faridah mengungsi di sebuah ruko yang dipinjamkan warga, karena rumah mereka tidak bisa ditempati akibat lumpur pekat dan kondisi gelap gulita tanpa listrik.
Farza sudah setahun lebih berbaring sejak kecelakaan saat berjalan kaki. Ia beberapa kali dirawat di rumah sakit. Di pengungsian, kasur decubitus tempatnya berbaring tak lagi bisa dipompa karena tidak ada pasokan listrik, kondisi yang membuat fisiknya semakin rentan.
Meski demikian, Faridah tetap berusaha menjaga kenyamanan anaknya. “Saya hanya ingin dia sembuh, bisa main seperti teman-temannya,” ucapnya.
Air mata Faridah tak terbendung saat bercerita bahwa ia harus menghadapi musibah ini tanpa suaminya, Sabaruddin. Sang suami bekerja di Malaysia untuk menafkahi keluarga, namun tidak dapat pulang karena dokumen administrasi kedatangannya sudah tak berlaku.
Selama Aceh dilanda bencana, komunikasi dengan Sabaruddin terputus selama sepuluh hari. “Ayahnya pasti khawatir. Semoga dengan adanya Starlink dari Dompet Dhuafa, Farza bisa melepas rindu,” kata Faridah.
Michaila yang masih kecil kerap bertanya, “Mak, kita tidak bisa pulang lagi ke rumah?” sebuah kalimat yang selalu membuat Faridah terdiam.
Ia berharap ada pihak yang dapat membantu memfasilitasi agar suaminya bisa kembali berkumpul bersama keluarga.
Di tengah masa sulit, Faridah menerima bantuan dari tim Dompet Dhuafa yang membuka posko di Gampong Beuringen. Artis nasional Marcella Zalianty bahkan turut mengunjungi kondisi Farza secara langsung.
Marcella tak kuasa menahan air mata ketika melihat bocah itu terbaring lemah. Ia menggenggam tangannya dan membelai dadanya. “Apa kabar dek Farza? Insya Allah adik akan sembuh,” ucapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
