Kapal baru milik perusahaan industri maritim dan logistik asal Surabaya, Meratus, memperkuat bisnis cold chain.
JawaPos.com - Dewan Pimpinan Pusat Indonesian National Shipowners’ Association (DPP INSA) menyampaikan apresiasi atas terpilihnya kembali Indonesia sebagai anggota Dewan Organisasi Maritim Internasional (IMO) untuk periode 2026–2027.
Ketua Umum DPP INSA Carmelita Hartoto menyatakan bahwa hasil tersebut menunjukkan pengakuan komunitas internasional terhadap peran strategis Indonesia di sektor maritim global. Menurutnya, keanggotaan Indonesia di Dewan IMO akan semakin menguatkan posisi Indonesia dalam proses perumusan kebijakan maritim internasional.
“Keberhasilan ini menandakan kepercayaan internasional terhadap Indonesia sebagai mitra strategis di sektor maritim dunia," ujar Carmelita dalam keterangan pers, Minggu (30/11).
Sebagai salah satu delegasi Indonesia dalam sidang majelis IMO di London, Carmelita juga menyoroti pendekatan diplomasi yang dilakukan langsung oleh Menteri Perhubungan RI, Dudy Purwagandhi.
Ia menjelaskan bahwa Menhub, selaku ketua delegasi Indonesia, melakukan pendekatan personal dengan menemui perwakilan negara-negara sahabat satu per satu. Cara tersebut, kata Carmelita, menciptakan hubungan diplomatik yang hangat sekaligus memberikan kesan bahwa Indonesia sangat menghargai setiap dukungan yang diberikan.
“Upaya Pak Menhub Dudy menemui perwakilan negara secara langsung ini sangat mengesankan, karena menunjukkan bahwa Indonesia hadir bukan sekadar meminta dukungan, tetapi menghargai kebersamaan dan hubungan diplomatik dengan negara lain,” katanya.
Pada sidang Majelis IMO kali ini, Indonesia mengantongi 138 suara dan menempati posisi kelima peraih suara tertinggi di kategori C. Jumlah ini juga meningkat dibandingkan periode sebelumnya yang memperoleh 135 suara. Negara lain yang terpilih di kategori yang sama antara lain Singapura, Arab Saudi, Belgia, dan Turki.
Carmelita menilai bertambahnya dukungan tersebut menjadi indikasi meningkatnya kepercayaan internasional serta memperlihatkan konsistensi penguatan pengaruh Indonesia dalam tata kelola maritim global.
Ia menambahkan bahwa keberadaan Indonesia di Dewan IMO memiliki arti penting mengingat status Indonesia sebagai negara kepulauan dengan jalur laut strategis. Kebijakan IMO dalam bidang keselamatan dan keamanan pelayaran serta regulasi lain dinilai sangat menentukan daya saing sektor kemaritiman Indonesia ke depan.
“Kepemimpinan langsung Menhub Dudy dalam sidang Majelis IMO ini memastikan bahwa negara hadir dan mengawal aspirasi pelayaran nasional dalam kebijakan maritim global,” tuturnya.
Carmelita juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh delegasi serta pihak-pihak yang terlibat dalam upaya diplomasi ini, termasuk negara sahabat yang memberikan dukungan suara kepada Indonesia. INSA menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah dalam memperkuat posisi Indonesia di forum maritim internasional.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
