
Kondisi salah satu wilayah terdampak bencana di Sumatera Barat. (BNPB)
JawaPos.com - Banjir bandang dan longsor di Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) menyebabkan akses jalan darat menuju wilayah tersebut putus.
Untuk menjangkau lokasi tersebut, hanya bisa dilakukan melalui jalur udara menggunakan helikopter.
Wakil Gubernur Sumbar Vasco Ruseimy menyampaikan masih ada 300 orang belum ditemukan dan belasan korban meninggal dunia di lokasi tersebut.
Informasi itu disampaikan oleh Vasco melalui akun media sosial resminya usai mendatangi langsung lokasi terdampak bencana tersebut.
Menurut dia, warga dan petugas di Nagari Salareh Ria bahu-membahu menyelamatkan dan mengevakuasi korban.
Untuk sementara, korban meninggal dunia ditempatkan di pelataran masjid. Dari belasan korban tersebut, 2 diantaranya belum teridentifikasi sehingga dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Padang.
”Dengan bantuan helikopter, 2 jenazah kami bawa langsung menuju Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Padang, untuk proses identifikasi dan pemulasaraan lebih lanjut,” kata dia.
Vasco mengakui bahwa akses jalan ke lokasi tersebut masih tertutup total. Sehingga dirinya datang menggunakan helikopter.
Dari laporan yang dia terima, masih ada 300 orang belum ditemukan di kawasan tersebut. Untuk itu, Tim Gabungan berusaha mencari dan mengevakuasi korban.
Selain itu, upaya membuka akses jalan juga masih terus dilakukan. Tujuannya agar bantuan bisa segera masuk kawasan tersebut.
”Ini duka yang sangat dalam bagi Sumatera Barat. Kita akan terus berjuang sampai semua korban ditemukan dan setiap keluarga mendapatkan kepastian,” kata Vasco.
Data terakhir dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Jumat malam (28/11) mencatat jumlah korban meninggal dunia di Sumbar sebanyak 23 orang.
Itu berasal dari beberapa kabupaten dan kota di wilayah Sumbar. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengakui bahwa data masih akan terus diperbarui seiring dengan perkembangan di lapangan.
”Di Sumatra Barat itu 23 meninggal dunia, 12 hilang, dan 4 luka-luka. Pengungsi terdata ada 3.900 kepala keluarga. Yang terparah ada di Padang Pariaman, Tanah Datar, Kabupaten Solok, dan Kota Padang,” terang dia.
Suharyanto membenarkan bahwa akses jalan di jalur nasional Bukittinggi-Padang tertutup. Kemudian jalur provinsi di Kabupaten Agam mengalami hal serupa. Sebanyak 200 kendaraan sempat terjebak akibat terputusnya jalan di Kecamatan Ampek Koto.

Prediksi Skor Amerika Serikat vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: The Stars and Stripes Tak Ingin Malu!
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Belgia vs Senegal di Piala Dunia 2026: Setan Merah Emoh Angkat Koper Lebih Dulu!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Prediksi Skor Inggris vs RD Kongo: Bursa Jagokan Three Lions, Opta Beri Peluang Menang 73,9 Persen
Silaturahmi dengan Suporter PSIS, Malut United Pastikan Tak Pakai Nama Semarang dan Siap Mengalah soal Stadion
Ditunggu Saja! Persebaya Surabaya Siapkan 7 Pemain Asing Baru Usai Rombak Skuad Musim Lalu
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
