
Para pengayuh becak listrik di Tangerang/(Istimewa).
JawaPos.com - Raut bahagia terpancar di wajah Kandi (65). Setelah 30 tahun lebih bermandi peluh mengayuh becak, kini ia bisa duduk lebih nyaman sambil menarik gas becak listrik bantuan dari Presiden RI Prabowo Subianto.
Kandi merupakan salah satu penerima becak listrik di Kota Tangerang. Melalui Dinas Sosial setempat, Presiden Prabowo menyalurkan 160 unit becak listrik gratis khusus untuk para penarik becak lanjut usia.
“Saya awalnya narik becak di Bogor, pindah ke Tangerang tahun 1995. Sampai sekarang masih narik becak,” ujar Kandi di pangkalan becak Karang Sari, Neglasari, Kota Tangerang, Senin (17/11).
Setiap hari Kandi mangkal di Pasar Induk Tanah Tinggi, sekitar dua kilometer dari rumahnya yang berada dekat RS Sitanala, rumah sakit khusus penyakit kusta yang pernah dikunjungi Lady Diana pada November 1989 silam.
Ia sudah tiba di Pasar Induk sejak pukul 02.30 dini hari, membantu memikul barang dagangan konsumen sebelum mengantarkannya menggunakan becak.
“Saya mangkal di pasar biasanya sampai jam 10 pagi,” kata ayah lima anak kelahiran Sukabumi itu.
Mendapat bantuan becak listrik, Kandi mengaku sangat terbantu. Ia tak perlu lagi menggenjot becak sekuat tenaga. Cukup menarik gas, hanya sesekali mengayuh bila membawa muatan berat di jalan agak menanjak.
“Saya gembira sekali, Alhamdulillah. Ini sangat membantu buat menafkahi keluarga saya. Meringankan beban saya juga. Maklum saya kan semakin tua,” ujarnya sambil tersenyum.
“Alhamdulillah, mudah-mudahan Bapak Presiden sehat dan panjang umur. Anak saya juga senang, ada rezeki buat Bapak usaha,” tambahnya.
Sementara itu, Slamet (70) mengaku senang dapat menerima bantuan becak Listrik dari Presiden RI Prabowo Subianto. Bukan sekadar alat transportasi, becak listrik menjadi simbol harapan baru bagi Slamet yang sejak 2018 menggantungkan hidup dari kayuhan kaki.
“Perasaannya senang sekali, tidak disangka ada bantuan dari Pak Presiden. Saya ingin mengucapkan terima kasih,” ujarnya.
Slamet mengaku bersyukur, karena keberadaan becak listrik semakin mempermudah dirinya dalam mencari nafkah.
“Perbedaanya enak, engga gowes lagi. Kakinya juga ga pegel, kalau yang manual kakinya pada pegel. Keringetnya juga engga begitu parah,” ungkapnya.
Slamet yang sehari-harinya mangkal di depan Stasiun Tangerang kota dari jam 07.00 WIB sampai jam 17.00 WIB, mengaku terharu mendapatkan bantuan becak listrik dari Prabowo. Menurutnya, Prabowo adalah sosok Presiden yang peduli pada rakyat kecil seperti dirinya.
“Pak Presiden sudah memperhatikan rakyat kecil. Seperti tukang becak, sebagai rakyat kecil. Saya mengucapkan terima kasih,” ucapnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
