
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese/(Foto: Setpres)
JawaPos.com - Anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin menyoroti perjanjian kerja sama strategis antara Indonesia dan Australia yang baru saja disepakati oleh Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri (PM) Anthony Albanese.
Ia mengingatkan, kerja sama tersebut harus dipahami sebagai bentuk konsultasi strategis, bukan aliansi militer.
Menurutnya, Presiden Prabowo memiliki kewenangan penuh untuk menandatangani perjanjian kerja sama internasional selama dilakukan untuk kepentingan nasional. Tetapi harus sejalan dengan politik luar negeri bebas aktif yang dianut Indonesia.
Ia memberikan catatan terkait perjanjian kerja sama tersebut. “Ada dua catatan penting dari pernyataan PM Albanese,” kata TB Hasanuddin kepada wartawan, Kamis (13/11).
Pertama, penggunaan kata kunci ‘konsultasi’ menunjukkan bahwa perjanjian tersebut bersifat diplomasi normatif berbasis niat baik (good will) antarnegara.
Sehingga, kerja sama ini tidak menimbulkan ketergantungan yang mengikat dan tetap menghormati kedaulatan masing-masing pihak.
Kedua, terkait pernyataan bahwa kedua negara dapat mempertimbangkan langkah bersama menghadapi ancaman.
Ia pun meminta pemerintah memberikan penjelasan resmi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman terhadap prinsip politik luar negeri bebas aktif.
“Penjelasan ini penting agar tidak muncul spekulasi bahwa Indonesia tengah membangun aliansi atau pakta pertahanan dengan Australia,” tegasnya.
Politikus PDI Perjuangan itu menambahkan, kerja sama pertahanan antarnegara merupakan hal wajar, selama dijalankan dengan kehati-hatian, transparansi, dan menempatkan kepentingan nasional Indonesia di atas segalanya.
Sebagaimana diketahui, Presiden Prabowo dan PM Anthony Albanese menandatangani Perjanjian Keamanan Bilateral Indonesia–Australia di Sydney, Australia, dalam rangka kunjungan bilateral, pada Rabu (13/11).
Kerja sama tersebut bukan sekadar simbol diplomatik, melainkan wujud nyata kepercayaan dan tanggung jawab bersama sebagai dua negara tetangga di kawasan yang terus menghadapi dinamika geopolitik yang kompleks.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022