
Ilustrasi desain kursi Kereta Api Jarak Jauh yang dikeluhkan penumpang karena dinilai tidak ergonomis. (Thread @binzdauruk)
JawaPos.com - Viral di media sosial Thread, seorang penumpang Kereta Api Indonesia (KAI) mengeluhkan soal kursi kereta yang dinilai tidak ergonomis alias tidak memperhitungkan kenyamanan.
Dalam cerita yang diunggahnya, penumpang tersebut mengaku sakit pada pinggul dan mengalami sulit tidur usai duduk di kursi tersebut selama hampir 5-6 jam.
Melalui akun pribadi @binzdauruk, ia menilai bahwa desain kursi yang tidak ergonomis itu berisiko membuat para penumpang kereta bisa terkena chronic backpain atau berupa ketegangan otot.
"Halo @kai121_ Sbg pengguna rutin KAI malam dengan 5-6 jam perjalanan saya tidak akan lelah mengingatkan bahwa desain kursi baru KAI TIDAK ERGONOMIS yang berisiko menyebabkan CHRONIC BACKPAIN berupa ketegangan otot atau ligamen robek," kata akun tersebut, dikutip Minggu (2/11).
Lebih lanjut, dia membeberkan bahwa sejak adanya perubahan kursi yang diduga pada kelas eksekutif, dirinya sering mengalami keluhan. Bahkan, keluhan itu persis dengan saat dirinya pernah duduk di kursi kereta ekonomi yang tegak lurus.
"Sejak penggantian kursi, saya sering mengalami sakit pada pinggul dan sulit tidur seperti halnya dulu di kereta ekonomi, bahkan lebih parah," lanjutnya.
Imbas kejadian yang dialaminya, warganet sekaligus penumpang itu meminta agar manajemen KAI dapat segera menindaklanjuti dan berkonsultasi terkait kualitas kursi kepada ahlinya. Hal itu dilakukan, kata dia, agar ke depan tidak ada lagi korban lain seperti dirinya.
"Tolong segera konsultasikan dengan ahli sebelum memakan korban banyak khususnya bagi penumpang usia lanjut," tukasnya.
Merespons keluhan itu, Vice President Public Relations PT Kereta Api Indonesia (KAI), Anne Purba menyampaikan bahwa pihaknya mengaku telah menerima keluhan warganet tersebut.
Baca Juga: Asap di Gerbong KRL di Stasiun Tanjung Barat Jaksel Bikin Penumpang Panik, Ini Penjelasan KAI
Namun, Anne belum bisa membeberkan detail terkait keluhan itu karena masih harus dilakukan proses tindak lanjut.
"Sudah (terima keluhan soal kursi tidak ergonomis). Akan kami follow up ya," kata Anne Purba saat dikonfirmasi JawaPos.com, Minggu (2/11).
Meski begitu, Anne memastikan terkait dengan desain kursi, KAI telah mempertimbangkan beberapa hal. "Tentu dalam desainnya, pasti mempertimbangkan banyak hal," tambahnya.
Lebih lanjut, Anne menyampaikan bahwa KAI yang merupakan perusahaan layanan publik akan terus terbuka dengan segala masukan dan kritik dari penumpang.
"Sebagai public service masukan kritik dan saran ini akan kami follow up dan cek kembali ya," pungkasnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
