
Ilustrasi rangkaian KRL. KAI beri penjelasan soal asap yang muncul di gerbong KRL di Stasiun Tanjung Barat Jakarta Selatan. (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com – KAI Commuter angkat bicara mengenai rangkaian kereta yang mengeluarkan asap di Stasiun Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Jumat (17/10) pagi.
Asap terlihat keluar dari salah satu rangkaian kereta Commuter Line arah Stasiun Jakarta Kota yang sedang melintas.
Public Relations Manager KAI Commuter Leza Arlan menjelaskan, rangkaian KRL yang mengeluarkan asap adalah Commuter Line nomor 1207. Ia menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna.
"Kejadian ini pada, Jumat (17/10) pukul 07.36 WIB di Stasiun Tanjung Barat," ungkap Leza dalam keterangannya, Jumat (17/10).
Menurut dia, asap tersebut berasal dari kereta ke delapan dari belakang. Petugas yang melihat adanya asap langsung sigap melakukan pengecekan.
"Rangkaian tersebut dilakukan pengecekan awal di Stasiun Tanjung Barat. Setelah aman dijalankan sampai ke Stasiun Pasar Minggu guna pengecekan lebih lanjut," tambah Leza.
Setelah dilakukan pemeriksaan awal, rangkaian kereta kembali dioperasikan pada pukul 07.47 WIB menuju Stasiun Jakarta Kota.
"Kami tetap mengutamakan faktor keselamatan dan keamanan seluruh pengguna. Maka itu, kami melakukan pengecekan lebih lanjut pada rangkaian di Stasiun Pasar minggu," jelas Leza.
Akibat kejadian ini, perjalanan Commuter Line No. 1207 arah Jakarta Kota sempat terlambat sekitar 12 menit.
"Selanjutnya rangkaian akan dilakukan pengecekan lebih detail di Dipo Manggarai," imbuh Leza.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
