
Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo berfoto bersama dengan jajaran Polri yang berhasil mengungkap puluhan ribu kasus narkoba. (Syahrul/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pemusnahan barang bukti narkoba di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jakarta Selatan (Jaksel) pada Rabu (29/10) membawa ingatan Presiden Prabowo Subianto di awal pemerintahannya pada Oktober tahun lalu. Dia menyatakan bahwa ada 3 pesan yang disampaikan kepada Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo kala itu.
Prabowo menyampaikan bahwa usai dilantik menjadi presiden Indonesia, dia menitipkan beberapa hal penting kepada Jenderal Sigit. Seluruhnya berkaitan dengan pelaksanaan tugas Korps Bhayangkara dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Semua tugas itu dia letakkan di pundak mantan kepala Bareskrim Polri tersebut.
"Waktu itu saya sampaikan kepada kapolri, kapolri tugas utama polisi sekarang saya letakkan di pundak anda. Saya sampaikan ke kapolri, saya minta kapolri 3 hal yang memimpin untuk saya. Satu pemberantasan narkoba, dua penyelundupan, tiga judi online," kata Prabowo.
Untuk itu, Prabowo menghaturkan terima kasih kepada Polri. Sebab, dalam satu tahun mampu mengungkap 48.306 kasus narkoba, menangkap 65.572 tersangka, dan menyita lebih dari 214 ton barang bukti. Dia menyebut, pencapaian itu tidak mudah. Sebab, para pengedar, bandar, sindikat, dan kartel narkoba selalu melakukan perlawanan.
"Saya terima kasih kepada Polri, memang satu tahun ini saya fokus kepada hal-hal yang lain. Tapi, saya mengerti dan saya berterima kasih anda, anda menangkap tugas yang saya berikan di awal pemerintahan saya. Tiga hal, anda sudah jalankan. Sekarang sudah anda buktikan ke rakyat, Anda sudah mencegah tersebarnya narkoba yang sedemikian besar," kata dia.
Untuk menghadapi perlawanan dari para pengedar, bandar, sindikat, hingga kartel narkoba, Prabowo meminta Polri dan semua pihak terkait terus kompak. Dia ingin mereka bekerja sama demi memastikan upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap narkoba di Indonesia dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.
"Jadi, polisi harus kompak kerja sama dengan TNI, dengan Bea Cukai dengan kejaksaan, semua lembaga kita harus jadi satu tim," tegasnya.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
BREAKING NEWS! Persija Jakarta Resmi Tunjuk Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Melihat 10 Besar Penjualan Mobil Mei 2026: Jaecoo Kuasai Brand Tiongkok, Tak Ada Nama BYD
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Sudah Setor Total Rp 117 Miliar tapi Rumah Tak Kunjung Jadi, Konsumen Emeralda Resort Polisikan Yana Priatna
